KSO Agrinas Diserang Oleh OTK; Lima Orang Petugas TNI Jadi Korban Tembakan Di PT. Berkat Satu

- Penulis

Senin, 12 Januari 2026 - 12:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RohulRiau | CYberxpost.com Insiden serius kembali terjadi di lokasi kerja sama operasional (KSO) Agrinas, eks PT Berkat Satu, Kabupaten Rokan Hulu. Pada Senin, 12 Januari 2026, area KSO Agrinas diserang oleh orang tak dikenal (OTK) yang diduga kuat merupakan preman bayaran.

Serangan tersebut terjadi tanpa adanya dialog atau upaya komunikasi terlebih dahulu. Dalam kejadian ini, lima orang petugas keamanan dari pihak KSO Agrinas menjadi korban penembakan. Tindakan ini jelas merupakan bentuk kekerasan bersenjata yang mengancam keselamatan jiwa dan stabilitas keamanan di wilayah tersebut.

Harisal Aulia, selaku Koordinator Lapangan KSO Agrinas, menegaskan bahwa kejadian ini tidak dapat ditoleransi dan harus diusut secara serius oleh aparat penegak hukum.

“Kami sangat mengecam tindakan brutal ini. Penembakan dilakukan sebelum ada pembicaraan apa pun. Ini bukan lagi konflik biasa, tetapi sudah masuk kategori kejahatan serius dan terorganisir,” tegas Harisal Aulia.

Baca Juga:  DPP Asosiasi Keluarga Pers Indonesia Ucapkan Selamat Ulang Tahun kepada Presiden Republik Indonesia, Bapak H. Prabowo Subianto

Pihak KSO Agrinas menduga kuat bahwa penyerangan ini berkaitan dengan kepentingan kelompok tertentu yang tidak menerima keberadaan dan aktivitas KSO Agrinas di lahan eks PT Berkat Satu.

Oleh karena itu, KSO Agrinas meminta dengan tegas kepada aparat penegak hukum, khususnya Polri dan TNI, untuk segera mengusut tuntas kasus penembakan ini. Menangkap dan memproses secara hukum para pelaku serta aktor intelektual di balik serangan tersebut.

Menjamin keamanan dan keselamatan seluruh pekerja dan petugas di lokasi KSO

KSO Agrinas menegaskan akan menempuh jalur hukum dan melaporkan secara resmi kejadian ini kepada pihak berwenang hingga ke tingkat pusat, demi tegaknya hukum dan keadilan.

Kami tidak akan mundur oleh intimidasi dan kekerasan. Negara tidak boleh kalah oleh premanisme.

 

Sumber : Rokan Hulu 

Editor : Dedi U.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel cyberxpost.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Galian C Tanah Urung Ilegal Di Langgini Masih Lancar Beroperasional Tanpa Tersentuh Hukum
GMPKK Kepulauan Nias Berikan Kepercayaan Kepada Kanit PPA dan Penyidik Baru, Berharap Kasus Pembunuhan Agnis Jance Zebua Segera Terungkap
Disnaker Kabupaten Pelalawan Terbitkan Anjuran Atas Perselisihan PHK (Galiduhu Buulolo) Dengan PT Inti Indosawit Subur (IIS) Ukui
Rekor MURI 10.080 Bertanjak Siap Diwujudkan, Kodam XIX / Tuanku Tambusai Dukung Kenduri Akbar Melayu Nusantara
IMELDA SAMSI SE Resmi Di Berhentikan, DPP GRIB JAYA Memperkuat Pernyataan DPD GRIB JAYA Riau
HAK JAWAB Atau SANGGAHAN RESMI
Gubernur Riau Nonaktif Abdul Wahid Divonis 2 Tahun Penjara: JPU KPK Masih Pikir-Pikir
Jelang Putusan Abdul Wahid, Masyarakat Riau Gelar Doa Bersama
Berita ini 22 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 21:10 WIB

Galian C Tanah Urung Ilegal Di Langgini Masih Lancar Beroperasional Tanpa Tersentuh Hukum

Jumat, 31 Juli 2026 - 19:15 WIB

GMPKK Kepulauan Nias Berikan Kepercayaan Kepada Kanit PPA dan Penyidik Baru, Berharap Kasus Pembunuhan Agnis Jance Zebua Segera Terungkap

Jumat, 31 Juli 2026 - 19:12 WIB

Disnaker Kabupaten Pelalawan Terbitkan Anjuran Atas Perselisihan PHK (Galiduhu Buulolo) Dengan PT Inti Indosawit Subur (IIS) Ukui

Jumat, 31 Juli 2026 - 14:46 WIB

Rekor MURI 10.080 Bertanjak Siap Diwujudkan, Kodam XIX / Tuanku Tambusai Dukung Kenduri Akbar Melayu Nusantara

Jumat, 31 Juli 2026 - 10:13 WIB

IMELDA SAMSI SE Resmi Di Berhentikan, DPP GRIB JAYA Memperkuat Pernyataan DPD GRIB JAYA Riau

Berita Terbaru