GMNI Riau Dukung Program Polda, Dorong Green Policing Hingga Penguatan Kamtibmas

- Penulis

Jumat, 24 April 2026 - 11:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Riau | ᴄʏʙᴇʀxᴘᴏꜱᴛ.ᴄᴏᴍ – Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Riau memperingati Dies Natalis ke-72 dengan menggelar kegiatan bertajuk kebangsaan yang sarat pesan demokrasi dan isu strategis daerah. Kegiatan yang mengusung tema “Menumbuhkan Kesadaran dan Kebebasan Demokrasi dalam Ruang Diskusi yang Kritis dan Inklusif” ini berlangsung di rumah dinas Ketua DPRD Provinsi Riau, Jalan Sisingamangaraja, Pekanbaru, Kamis 23-04-2026 malam.

Ketua DPD GMNI Provinsi Riau, Teguh Azmi, menegaskan bahwa semangat demokrasi harus terus dirawat dan tidak boleh terpisahkan dari gerakan mahasiswa, khususnya GMNI.

“Semangat inilah yang kita gaungkan kembali. Demokrasi tidak bisa dipisahkan dari GMNI. Berbeda pendapat, berbeda pilihan itu hal yang biasa dalam kehidupan demokrasi,” ujar Teguh.

Ia menekankan bahwa kader GMNI memiliki tanggung jawab besar dalam menjaga nilai-nilai demokrasi sekaligus menjadi pengontrol sosial di tengah masyarakat.

“Sebagai kader, kita harus menjadi teladan, mulai dari kontrol sosial di tingkat lokal hingga nasional,” tambahnya.

Dalam kesempatan tersebut, Teguh juga menyatakan dukungannya terhadap berbagai program yang dijalankan oleh Polda Riau, termasuk inisiatif Green Policing sebagai upaya menjaga kelestarian lingkungan.

Baca Juga:  Pihak Penegak Hukum, Migas dan Pertamina Diminta Segera Menindak Tegas Kegiatan Mafia BBM Bersubsidi di SPBU 14.293.6131 Bongkal Malang

“Kami mendukung program-program Polda Riau. Salah satunya Green Policing sebagai upaya pengijauan dan menjaga keseimbangan lingkungan,” ungkapnya.

Selain itu, ia turut menyoroti persoalan agraria yang masih menjadi tantangan serius di Riau. Menurutnya, konflik lahan harus ditangani secara adil dan berkelanjutan agar tidak menimbulkan gejolak sosial.

Teguh juga menyinggung pentingnya langkah tegas dalam pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), mengingat Riau kerap diidentikkan dengan bencana kabut asap.

“Upaya pencegahan karhutla harus ada ketegasan dan keseimbangan. Apalagi Riau dikenal sebagai provinsi penghasil asap, ini harus menjadi perhatian serius bersama,” tegasnya.

Tak hanya itu, GMNI Riau juga mendorong penguatan dalam pemberantasan narkoba dan premanisme di wilayah tersebut. Ia menilai, penanganan kedua persoalan itu harus dilakukan secara profesional dengan evaluasi berkelanjutan.

“Pemberantasan narkoba dan premanisme di Provinsi Riau harus diperkuat, dilakukan secara profesional, dan terus dievaluasi,” ujarnya.

Di akhir pernyataannya, Teguh menegaskan komitmen GMNI untuk mendukung penegakan hukum serta menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Riau.

Agar tetap kondusif,” pungkasnya.***

Penulis : Dedi U.

Editor : Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel cyberxpost.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mahasiswa Labuhanbatu di Aceh Siap Berkontribusi untuk Pembangunan Daerah
Kinerja Jajaran Beacukai Kota Pekanbaru Di Pertanyakan, Rokok Ilegal Masih Beredar Bebas
Masyarakat Pertanyakan Pengawasan BPD dan Pengelolaan Dana Desa
Diduga Terjadinya Merangkap Jabatan Ketua BPD Desa Marao Jadi Sorotan Masyarakat
Pertahankan Tanah Ulayat, Masyarakat Adat Dayak Jonggon Desa Diusir Oknum Brimob dengan Anarkis
Diduga Terjadi Rangkap Jabatan Ketua BPD Desa Marao, Masyarakat Minta Klarifikasi dan Penegakan Aturan
Penambangan Ilegal Milik H JMR Tetap Beraktivitas Bebas Seakan Kebal Hukum
Opini Hukum Administrasi Negara: Mewujudkan Pemerintahan Yang Tertib dan Akuntabel
Berita ini 20 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 9 Juni 2026 - 12:31 WIB

Mahasiswa Labuhanbatu di Aceh Siap Berkontribusi untuk Pembangunan Daerah

Senin, 8 Juni 2026 - 21:23 WIB

Kinerja Jajaran Beacukai Kota Pekanbaru Di Pertanyakan, Rokok Ilegal Masih Beredar Bebas

Senin, 8 Juni 2026 - 10:11 WIB

Masyarakat Pertanyakan Pengawasan BPD dan Pengelolaan Dana Desa

Minggu, 7 Juni 2026 - 13:13 WIB

Diduga Terjadinya Merangkap Jabatan Ketua BPD Desa Marao Jadi Sorotan Masyarakat

Sabtu, 6 Juni 2026 - 20:16 WIB

Pertahankan Tanah Ulayat, Masyarakat Adat Dayak Jonggon Desa Diusir Oknum Brimob dengan Anarkis

Berita Terbaru