Komnas LP-KPK RI Desak Kapolres Nias Selatan Segera Berikan Kepastian Hukum Atas Laporan Talizinema Giawa

- Penulis

Selasa, 17 Februari 2026 - 15:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nias Selatan, cyberxpost.com – Komnas LP-KPK Agustinus Zebua meminta atensi Kapolres Nias Selatan untuk segera memberikan kepastian hukum atas laporan masyarakat di wilayah hukum Polres Nias Selatan Polda Sumatera Utara. Selasa, (17/02/2026).

Salah satu laporan warga negara yang disinyalir dibiarkan penanganannya di Polres Nias Selatan, adalah laporan Talizinema Giawa yang beralamat di Desa Caritas Sogawunasi Kecamatan Lolomatua Kabupaten Nias Selatan.

Pelapor membuat Dumas ke Polisi pada bulan Januari 2025 yang lalu, dalam laporannya pelapor mengadukan dugaan tindak pidana perampasan, penguasaan dan pengerusakan fisik/tanaman atas tanah milik Talizinema Giawa ini. Ia juga melaporkan beberapa orang yang diduga sebagai komplotan pelaku mafia tanah di desanya itu.

Akan tetapi, setahun telah berlalu, proses hukum atas laporannya tak kunjung selesai. Penyidik Unit II Satreskrim Polres Nias Selatan yang menangani ditengarai “Lemah syahwat” ,dan tak mampu dalam mengungkap secara terang benderang peristiwa pidana yg telah terjadi.

Impotensinya penegakan hukum di wilayah hukum Polres Nisel ini yang diperankan oleh penyidik perkara ini, makin menandaskan suatu keadaan bahwasanya di negeri ini, masyarakat miskin tidak punya hak mendapat keadilan yang setara. Hal ini pula membuktikkan jika di Nias Selatan, hukum tumpul diatas, tajam dibawah.

Baca Juga:  Duga Setubuhi Anak di bawah Umur, Eks Pejabat PPA Pekanbaru Dibawa ke Meja Hijau: Keluarga Korban Desak Penahanan!

Menanggapi fenomena gelap penegakan hukum di Polres Nisel, Agustinus Zebua dalam rilisnya yang diterima Media mendesak Kapolres Nias Selatan untuk berbenah diri. Ia mendorong Kapolres melakukan audit internal serta mereformasi mental aparatnya.

Anggota Komisi Nasional LP-KPK RI ini pula turut meminta atensi Kepolisian dengan tegas, segera memberikan kepastian hukum atas kasus ini, khususnya kepada Talizinema Giawa yang secara langsung mengalami dampak perbuatan komplotan mafia tanah tersebut,” pungkasnya.

Ditempat terpisah, Advokat Senior sekaligus kebanggaan Ono Niha Adv. Faoziduhu Ziliwu S.H., mengungkapkan bahwasanya kendala laporan Talizinema Giawa, yang juga kliennya adalah ketidak hadiran saksi untuk memberikan keterangan dihadapan penyidik.

Menurut Pengacara kondang ini, seharusnya Polisi berdasarkan UU No. 8 Tahun 1981 serta UU No. 1 Tahun 2023 diberikan kewenangan untuk melakukan jemput paksa kepada para saksi yang dipanggil beberapa kali, namun tetap juga mangkir,” tutupnya.

Awak media mencoba konfimasi Kapolres Nias Selatan melalui Kasi Humas lewat via Whatsapp, hanya menjawab “Oke Pak” kepada Media Hingga berita ini ditayangkan.

Penulis : Sg

Editor : Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel cyberxpost.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Operasi PETI Polda Riau: 29 Kasus Terbongkar, 1.167 Rakit Tambang Ilegal Di Musnahkan
Semarakkan HBP ke-62, Lapas Narkotika Rumbai Gelar Layanan Pemeriksaan Kesehatan Gratis Bagi Masyarakat
Bitcoin Menguat Mendekati US$79.500, INDODAX: Momentum Positif di Tengah Dinamika Geopolitik
Sidang Gubri Nonaktif Abdul Wahid Di Hadiri Ketua MPW PP Riau Anto Rachman Beserta Ratusan Kader PP
Dugaan Korupsi Fiktif Di Sekretariat DPRD Kota Pekanbaru, Saksi Ahli Sebut Terdakwa Rintangi Penyelidikan
Didampingi Ratusan Kader PP, Arsadianto Rachman Saksikan Sidang Abdul Wahid, Musliadi: Ini Tambahan Energi Positif
Dorong Ekosistem Kripto Yang Inklusif, INDODAX Resmikan Perluasan Kantor Baru di Bali
AKSI DAMAI FARPKeN DI KEJARI GUNUNGSITOLI BERUJUNG RICUH, DIDUGA DIPICU OKNUM PEGAWAI
Berita ini 43 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 23 April 2026 - 20:59 WIB

Operasi PETI Polda Riau: 29 Kasus Terbongkar, 1.167 Rakit Tambang Ilegal Di Musnahkan

Kamis, 23 April 2026 - 16:10 WIB

Semarakkan HBP ke-62, Lapas Narkotika Rumbai Gelar Layanan Pemeriksaan Kesehatan Gratis Bagi Masyarakat

Kamis, 23 April 2026 - 14:00 WIB

Bitcoin Menguat Mendekati US$79.500, INDODAX: Momentum Positif di Tengah Dinamika Geopolitik

Kamis, 23 April 2026 - 11:31 WIB

Sidang Gubri Nonaktif Abdul Wahid Di Hadiri Ketua MPW PP Riau Anto Rachman Beserta Ratusan Kader PP

Kamis, 23 April 2026 - 11:22 WIB

Dugaan Korupsi Fiktif Di Sekretariat DPRD Kota Pekanbaru, Saksi Ahli Sebut Terdakwa Rintangi Penyelidikan

Berita Terbaru