Aktivitas Akuari Dusun Telanai Teratak Buluh Rusak Ekosistem Sungai Kampar, Aparat Diminta Bertindak Tegas

- Penulis

Jumat, 13 Februari 2026 - 07:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SIAK HULU, cyberxpost.com  – Aktivitas pertambangan galian C di wilayah Telanai, Desa Tratak Buluh, Kecamatan Siak Hulu, Kabupaten Kampar, kini berada di bawah sorotan tajam. Pasalnya, kegiatan yang diduga beroperasi tanpa izin resmi ini ditengarai telah merusak bantaran dan aliran Sungai Kampar, namun hingga kini seolah tak tersentuh oleh hukum.

Kerusakan lingkungan yang ditimbulkan memicu kekhawatiran serius di tengah masyarakat. Berdasarkan laporan di lapangan, aktivitas pengerukan pasir dan tanah tersebut berpotensi menyebabkan abrasi parah dan pencemaran air yang mengancam kelangsungan ekosistem sungai serta kehidupan warga sekitar.

Dugaan Keterlibatan Tokoh Lokal dan Pengaturan Dana Dalam investigasi terbaru, seorang pengelola Akuari berinisial SM secara terbuka mengakui adanya struktur koordinasi lapangan untuk mengelola dana dari para “Bos Pasir”. Nama salah seorang tokoh adat atau Ninik Mamak, AJ, turut disebut-sebut terlibat dalam pusaran koordinasi tersebut.

“Kami punya korlap untuk pengurusan dana dari bos pasir. Itu Ninik Mamak AJ,” ungkap SM saat memberikan keterangan kepada media. (10/2/26)

Baca Juga:  Pemkab Labusel dan Kejari Teken MoU Penanganan Perkara Perdata dan TUN

Pernyataan ini memperkuat dugaan adanya keterlibatan tokoh masyarakat yang menjadi “payung” pelindung, sehingga aktivitas tambang tersebut dapat berjalan lancar tanpa hambatan administratif maupun penindakan hukum.

Desakan Masyarakat kepada Penegak Hukum.

Sebagian Warga Desa Teratak Buluh yang enggan di publikasikan namanya Mereka mendesak agar Kepolisian Daerah (Polda) Riau dan Pemerintah Kabupaten Kampar segera turun ke lapangan untuk melakukan audit lingkungan dan menindak tegas aktor-aktor di balik aktivitas pemain akuari tersebut.

“Jika terus dibiarkan, kerusakan ini bersifat permanen. Kami tidak ingin anak cucu kami hanya menerima sisa sungai yang rusak dan tercemar karena pembiaran ini,” ujar salah seorang perwakilan warga yang meminta identitasnya dirahasiakan demi keamanan.

Hingga saat ini, belum ada pernyataan resmi dari dinas terkait maupun aparat penegak hukum setempat mengenai status legalitas operasi di Telanai.

Masyarakat menuntut transparansi: apakah kegiatan ini memiliki Izin Usaha Pertambangan (IUP) yang sah atau merupakan praktik ilegal yang sengaja dibiarkan.**

Penulis : Leni Marlina

Editor : Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel cyberxpost.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

MASIH INGAT KASUS PELECEHAN & PENGANIAYAAN KARYAWAN KOPERASI DI TANGERANG? HARI INI SIDANG PERDANA!
Sengketa Lahan 700 Hektare Berlangsung Sejak 1996, KTPMI Duduki Lahan di Tanjung Mulia
Peringatan Sumpah Pemuda ke-98 di Labuhanbatu, Bupati Maya Hasmita Bacakan Pidato Menpora Erick Thohir Tekankan Pemuda Patriotik, Gigih dan Berempati
Pemkab Labuhanbatu Ikuti Rakor Bersama Kemendagri dan BGN, Perkuat Sinergi Program Makan Bergizi Gratis (MBG)
PERINGATI HARI SUMPAH PEMUDA KE-98, LAPAS BANGKINANG PERKUAT SEMANGAT PERSATUAN DAN PENGABDIAN
HMI BADKO SUMBAGTENG Soroti Relevansi Tuntutan Aksi Karhutla di Riau, Minta Semua Pihak Berpijak pada Fakta
Memperingati Hari Sumpah Pemuda, MPC PP Pekanbaru bersama KOTI MPC PP Kota Pekanbaru Tabur Bunga di Makam Pahlawan Kusuma Dharma
Peringati Sumpah Pemuda, PSBN Riau Pererat Silaturahmi dan Lestarikan Seni Budaya Nusantara
Berita ini 36 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 11:52 WIB

MASIH INGAT KASUS PELECEHAN & PENGANIAYAAN KARYAWAN KOPERASI DI TANGERANG? HARI INI SIDANG PERDANA!

Kamis, 29 Oktober 2026 - 11:36 WIB

Sengketa Lahan 700 Hektare Berlangsung Sejak 1996, KTPMI Duduki Lahan di Tanjung Mulia

Kamis, 29 Oktober 2026 - 11:29 WIB

Peringatan Sumpah Pemuda ke-98 di Labuhanbatu, Bupati Maya Hasmita Bacakan Pidato Menpora Erick Thohir Tekankan Pemuda Patriotik, Gigih dan Berempati

Kamis, 29 Oktober 2026 - 11:22 WIB

Pemkab Labuhanbatu Ikuti Rakor Bersama Kemendagri dan BGN, Perkuat Sinergi Program Makan Bergizi Gratis (MBG)

Rabu, 28 Oktober 2026 - 17:24 WIB

PERINGATI HARI SUMPAH PEMUDA KE-98, LAPAS BANGKINANG PERKUAT SEMANGAT PERSATUAN DAN PENGABDIAN

Berita Terbaru