TANGERANG, ᴄʏʙᴇʀxᴘᴏꜱᴛ.ᴄᴏᴍ – Ditengah situasi sulit yang sedang dihadapi keluarga Saudara PG alias Gulö, kepedulian dan solidaritas masyarakat Nias di Tangerang dan sekitarnya kembali menunjukkan kekuatan luar biasa.
Sejumlah tokoh masyarakat, pengusaha, organisasi sosial kemasyarakatan, serta para dermawan turut memberikan bantuan untuk meringankan beban istri dan dua balita Saudara PG alias Gulö, yang saat ini menghadapi masa-masa penuh ketidakpastian.
Bantuan yang diberikan masyarakat tidak hanya berupa uang, tetapi juga bahan kebutuhan pokok dan berbagai bentuk bantuan lainnya.
Penggalangan bantuan tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian kemanusiaan untuk membantu memenuhi kebutuhan mendesak keluarga, mulai dari tunggakan tempat tinggal, makanan pokok, susu anak-anak, hingga kebutuhan operasional pendampingan selama proses perawatan di rumah sakit.
Terkumpul Lebih dari Rp9 Juta:
Dalam informasi yang disampaikan oleh Risman Harefa, S.H., selaku Kuasa Hukum Korban, dana yang terkumpul dari para donatur tercatat lebih dari Rp9 juta, ditambah bantuan berupa uang tunai dan barang yang diberikan secara langsung oleh sejumlah donatur.
Risman menyampaikan bahwa jumlah tersebut merupakan bentuk nyata kepedulian masyarakat terhadap keluarga yang sedang menghadapi ujian berat.
“Di tengah masa-masa tergelap dan ketidakpastian yang mereka hadapi saat ini, kebaikan serta keikhlasan Bapak/Ibu sekalian hadir bagaikan secercah cahaya harapan.”
Menurutnya, bantuan tersebut bukan sekadar nominal rupiah. Lebih dari itu, bantuan tersebut menjadi pesan bahwa keluarga Saudara PG alias Gulö tidak menghadapi persoalan ini seorang diri.
“Mereka Tidak Berjuang Sendirian”
Solidaritas yang ditunjukkan masyarakat Nias di Tangerang dan sekitarnya menjadi gambaran bahwa rasa persaudaraan masih sangat kuat ketika sesama sedang menghadapi persoalan kemanusiaan.
“Anda semua telah membuktikan bahwa di tengah ujian kemanusiaan dan ketidakadilan ini, keluarga Saudara PG alias Gulö tidak berjuang sendirian. Solidaritas dan rasa persaudaraan yang ditunjukkan sungguh menguatkan hati mereka,” ujar Risman.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah memberikan bantuan, baik dalam bentuk materi maupun doa.
Penggalangan Donasi Resmi Ditutup:
Setelah mempertimbangkan kebutuhan yang telah terpenuhi melalui bantuan masyarakat, pihak keluarga dan kuasa hukum menyampaikan bahwa penggalangan donasi tersebut resmi ditutup per 18 Agustus 2026.
Penutupan dilakukan sebagai bentuk penghormatan dan pertanggungjawaban kepada para donatur yang telah memberikan kepercayaan serta bantuan.
Risman juga mengajak masyarakat untuk tetap memberikan doa agar Saudara PG alias Gulö segera memperoleh kesembuhan dan pemulihan, sementara istri dan kedua anaknya diberikan kekuatan dalam menghadapi keadaan tersebut.
“Semoga Tuhan Yang Maha Kuasa membalas setiap kebaikan, ketulusan, dan kemurahan hati Bapak/Ibu/Saudara/i sekalian dengan melimpahkan berkat, kesehatan, keselamatan, serta kemudahan dalam setiap urusan.”
Dari Tangerang, Pesan Solidaritas untuk Indonesia:
Peristiwa tersebut menjadi pengingat bahwa di tengah berbagai persoalan sosial yang terjadi, kepedulian masyarakat masih menjadi kekuatan yang mampu menghadirkan harapan bagi mereka yang sedang berada dalam kesulitan.***
Penulis : Tim
Editor : Redaksi
Sumber Berita: Tanggerang















