Sebulan Setelah Dilaunching Menkes Budi, RS Pratama Nias Barat Masih Berkutat di Tiang Pancang

- Penulis

Rabu, 13 Agustus 2025 - 00:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nias Barat | cyberxpost.com – Pembangunan Rumah Sakit Pratama di Nias Barat, yang dilaunching Menteri Kesehatan (Budi Gunadi Sadikin) pada 11 Juli 2025, hingga Senin (11/8/2025) masih berkutat pada pekerjaan tiang pancang.

Plt. Kepala Dinas Kesehatan Nias Barat, Hiburan Halawa, yang dibubungi melalui sambungan telepon mengatakan hasil pemantauannya pada Jumat (8/8/2025) baru 44 tiang pancang dari total 204 yang berhasil dibored pile. Meskipun ia menyebut progres sudah mencapai 9 persen, pencapaian ini diragukan mengingat jumlah tiang yang terpasang masih jauh dari target.

Pantauan di lapangan pada Senin (11/8) memperlihatkan hanya puluhan pekerja yang berada di lokasi. Tidak terlihat aktivitas mobil pengangkut material keluar masuk area proyek. Di lokasi hanya tampak satu unit crane dan satu unit beko yang beroperasi.

Ketika wartawan hendak memasuki area proyek, seorang petugas keamanan mengatakan bahwa peliputan di lokasi hanya bisa dilakukan jika ada izin langsung dari Bupati Nias Barat. “Harus ada izin pimpinan tertinggi (bupati), hanya yang bernama Jeremi yang sudah dapat izin” ujar petugas itu, sembari memohon pengertian agar tidak dipaksakan masuk.

Baca Juga:  Polda Riau Kirim 6 Truk Bantuan Misi Kemanusiaan Tujuan Aceh, Sumut Tapteng dan Sumatera Barat

Proyek senilai Rp142 miliar ini sebelumnya menuai sorotan karena pemenang tendernya, PT Turelloto Batu Indah, dipilih di tengah tudingan pengaturan lelang. Kondisi di lapangan yang menunjukkan minimnya pekerja dan lambannya progres semakin memunculkan pertanyaan publik mengenai kemampuan perusahaan tersebut menyelesaikan pekerjaan sesuai target Desember 2025.

Apabila keterlambatan ini berlanjut, dikhawatirkan fasilitas kesehatan yang diharapkan mampu memperluas jangkauan pelayanan bagi warga Nias Barat justru molor dari jadwal dan menghambat akses layanan kesehatan yang memadai.**

 

Editor : EYG

 

 

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel cyberxpost.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sidang Paripurna HUT ke-13 Muratara: DPRD Tegaskan Persatuan Kunci Kemajuan, Bupati Paparkan Capaian dan Tantangan Pembangunan
Kadis Lingkungan Hidup Tegaskan Pembuatan IPAL SPPG Kelurahan Pasar Lahewa Yayasan Cahaya Semesta Bersama Sudah Memenuhi
Kadis Lingkungan Hidup Tegaskan Pembuatan IPAL SPPG Fadorositoluhili Yayasan sahabat Erya Sejati Sudah Memenuhi Alur
INDODAX Raih Dua Penghargaan dari CFX, Perkuat Komitmen Edukasi dan Pertumbuhan Industri Kripto Nasional
INDODAX Gandeng Chainalysis untuk Memperkuat Standar Keamanan dan Kepatuhan Industri Kripto Indonesia
Puncak GROW 2026 di Kuansing, SKK Migas dan KKKS Wilayah Riau Sukses Tuntaskan Gerakan Hijau di 12 Kabupaten/Kota se-Riau
IAS Hospitality dan INDODAX Jalin Kemitraan Strategis Untuk Menghadirkan Privilege Airport Lounge Bagi Member
Masyarakat Pertanyakan Realisasi Dana Desa Tahun 2025 di Desa Marao
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 12 Juni 2026 - 15:51 WIB

Sidang Paripurna HUT ke-13 Muratara: DPRD Tegaskan Persatuan Kunci Kemajuan, Bupati Paparkan Capaian dan Tantangan Pembangunan

Jumat, 12 Juni 2026 - 15:44 WIB

Kadis Lingkungan Hidup Tegaskan Pembuatan IPAL SPPG Kelurahan Pasar Lahewa Yayasan Cahaya Semesta Bersama Sudah Memenuhi

Jumat, 12 Juni 2026 - 15:37 WIB

Kadis Lingkungan Hidup Tegaskan Pembuatan IPAL SPPG Fadorositoluhili Yayasan sahabat Erya Sejati Sudah Memenuhi Alur

Kamis, 11 Juni 2026 - 18:54 WIB

INDODAX Raih Dua Penghargaan dari CFX, Perkuat Komitmen Edukasi dan Pertumbuhan Industri Kripto Nasional

Kamis, 11 Juni 2026 - 11:37 WIB

INDODAX Gandeng Chainalysis untuk Memperkuat Standar Keamanan dan Kepatuhan Industri Kripto Indonesia

Berita Terbaru