Dugaan Pengisian BBM Bersubsidi Menggunakan Tangki Modifikasi Pada Kendaraan Pickup di SPBU 14-283-624 Sorek

- Penulis

Rabu, 3 Juni 2026 - 15:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PELALAWAN | ᴄʏʙᴇʀxᴘᴏꜱᴛ.ᴄᴏᴍ – Masyarakat menyoroti adanya dugaan pengisian Bahan Bakar Minyak (BBM) Bersubsidi di salah satu SPBU 14-283-624 Lubuk Terap di wilayah Sorek menggunakan kendaraan pickup yang dilengkapi tangki tambahan atau tangki modifikasi berkapasitas besar di bagian belakang kendaraan.

Menurut informasi yang beredar, tangki yang digunakan diduga memiliki kapasitas yang jauh melebihi kapasitas tangki standar kendaraan sebagaimana spesifikasi pabrikan.

Kondisi ini menimbulkan pertanyaan dari masyarakat terkait kesesuaian praktik tersebut dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Perlu diketahui bahwa distribusi dan penyaluran BBM, khususnya BBM tertentu yang mendapat penugasan atau subsidi dari pemerintah, diatur dalam berbagai ketentuan hukum, termasuk Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi sebagaimana telah diubah oleh ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku, serta peraturan teknis yang diterbitkan oleh pemerintah dan PT Pertamina terkait tata cara penyaluran BBM.

Baca Juga:  Operasi Khusus “Senpi Musi 2026” Polres Muratara Berhasil Ungkap Kejahatan Senjata Api Ilegal, Amankan 2 Tersangka dan Terima 8 Senjata Hasil Penyerahan Warga

Masyarakat berharap pihak terkait, baik pengelola SPBU maupun instansi yang berwenang, dapat memberikan klarifikasi dan melakukan pengawasan guna memastikan bahwa seluruh proses penyaluran BBM berjalan sesuai dengan ketentuan hukum, prinsip keselamatan, dan asas keadilan bagi seluruh konsumen.

Rilisan ini tidak dimaksudkan untuk menyimpulkan adanya pelanggaran hukum oleh pihak tertentu, melainkan sebagai bentuk perhatian masyarakat terhadap pentingnya pengawasan distribusi BBM. Oleh karena itu, diperlukan pemeriksaan dan verifikasi oleh instansi yang berwenang untuk memastikan fakta yang sebenarnya di lapangan.

Masyarakat juga mengimbau agar seluruh pihak menghormati proses klarifikasi dan pengawasan yang dilakukan oleh instansi terkait serta mengedepankan asas praduga tak bersalah sampai adanya hasil pemeriksaan resmi.

Transparansi dan kepatuhan terhadap aturan dalam penyaluran BBM merupakan kepentingan bersama demi terciptanya pelayanan yang adil, aman, dan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.***

Penulis : Tim

Editor : Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel cyberxpost.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Perkuat Tata Kelola Bersih, Pemkab Labuhanbatu Evaluasi MCSP-RBS KPK RI 2026 Sektor Pengadaan Barang dan Jasa
KPK Ungkap Perkara Cukai Seret PT Djarum Rugikan Negara Triliunan
PT. Djarum Angkat Bicara Usai KPK Geledah Kantor Terkait Cukai Rokok
Pemkab Labuhanbatu Tetapkan Wajib Belajar 1 Tahun Prasekolah Melalui Perbup No.26 Tahun 2026
INSAN PERS DI PEKANBARU MINTA KAPOLDA RIAU TIDAK TEBANG PILIH TERHADAP WARTAWAN
MASIH INGAT KASUS PELECEHAN & PENGANIAYAAN KARYAWAN KOPERASI DI TANGERANG? HARI INI SIDANG PERDANA!
Sengketa Lahan 700 Hektare Berlangsung Sejak 1996, KTPMI Duduki Lahan di Tanjung Mulia
Peringatan Sumpah Pemuda ke-98 di Labuhanbatu, Bupati Maya Hasmita Bacakan Pidato Menpora Erick Thohir Tekankan Pemuda Patriotik, Gigih dan Berempati
Berita ini 115 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 12:24 WIB

Perkuat Tata Kelola Bersih, Pemkab Labuhanbatu Evaluasi MCSP-RBS KPK RI 2026 Sektor Pengadaan Barang dan Jasa

Jumat, 30 Oktober 2026 - 15:28 WIB

KPK Ungkap Perkara Cukai Seret PT Djarum Rugikan Negara Triliunan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 15:22 WIB

PT. Djarum Angkat Bicara Usai KPK Geledah Kantor Terkait Cukai Rokok

Jumat, 30 Oktober 2026 - 10:11 WIB

Pemkab Labuhanbatu Tetapkan Wajib Belajar 1 Tahun Prasekolah Melalui Perbup No.26 Tahun 2026

Jumat, 30 Oktober 2026 - 10:03 WIB

INSAN PERS DI PEKANBARU MINTA KAPOLDA RIAU TIDAK TEBANG PILIH TERHADAP WARTAWAN

Berita Terbaru