Demi Pendapatan Daerah Yang Optimal Masuri, SH,. Kadin Provinsi Riau Dorong Plt Gubri Ubah Pola Kerja OPD

- Penulis

Senin, 15 Desember 2025 - 09:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pekanbaru | cyberxpost.com – Plt Gubernur Riau, SF Hariyanto, didorong agar dapat mengubah pola pikir anak buahnya agar bagaimana bisa bekerja lebih optimal dan fokus kepada pendapatan daerah.

Hal ini diungkapkan oleh Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Riau, Masuri,SH,.belum lama ini. Selain mengubah pola pikir, Kelapa OPD yang ditunjuk “haruslah orang yang benar-benar mengerti dengan arah kebijakan ekonomi Riau yang juga berorientasi pada pendapatan daerah,” katanya di Pekanbaru.

Masuri menilai Kepala OPD dan perangkatnya tidak cukup hanya sibuk dengan pekerjaan rutin mereka menjalankan tugas harian. Soal PAD, kata dia, juga harus dibebankan kepada OPD dan ‘memaksa’ mereka untuk bekerja kreatif agar pencapaiannya benar-benar sesuai target.

“OPD itu harus berpikir dan bertindak sebagai lembaga serta stakeholder yang bertanggung jawab langsung terhadap sektor yang dikelolanya,” tambahnya.

Perubahan cara pandang, kata Masuri, akan membuat kinerja OPD dapat mendorong peningkatan pendapatan daerah secara signifikan, sekaligus memperkuat kontribusi sektor-sektor ekonomi yang ada di Riau.

Menurutnya, masih banyak potensi daerah yang seharusnya bisa menjadi sumber pendapatan, namun hingga kini belum tergarap secara maksimal. Kondisi ini membuat ruang fiskal daerah menjadi semakin terbatas.

Baca Juga:  Staf Ahli Bupati Pimpin Apel Gabungan Kelompok I di Lingkungan Pemkab Labuhanbatu

Situasi tersebut diperparah oleh dilema fiskal yang dihadapi pemerintah daerah, yakni ketidak seimbangan antara pendapatan dan belanja. Pendapatan daerah relatif kecil, sementara kebutuhan belanja terus meningkat.

Masuri menggambarkan kondisi keuangan daerah saat ini seperti “besar pasak daripada tiang”, di mana pengeluaran lebih besar dibandingkan pendapatan yang diterima pemerintah.

Pemprov Riau saat ini berada pada posisi sulit karena harus memilih antara menekan belanja untuk mengurangi defisit dan utang, atau tetap meningkatkan belanja yang berisiko menambah beban fiskal di masa depan.

Di sisi lain, Masuri menyebut bahwa kewajiban utang tetap harus diselesaikan karena merupakan beban kebijakan masa lalu yang tidak bisa dihindari oleh pemerintah saat ini.

Untuk menyikapi kondisi tersebut, Masuri,SH., mendorong pemerintah daerah lebih serius menggali dan mengembangkan sumber-sumber pendapatan baru, serta mengevaluasi kegiatan yang tidak bersifat mendesak.

“Belanja pegawai harus tetap dipertahankan demi kelancaran roda pemerintahan. Namun, belanja nonprioritas seperti seminar dan kegiatan seremonial perlu dikurangi agar anggaran dapat dialihkan ke program yang berdampak langsung,” tambahnya.”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel cyberxpost.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bandar Sabu “Bendera Baru” Seolah Kebal Hukum! Satres Narkoba Diminta Sikat Habis Tanpa Pandang Bulu Dan Tanpa “Bendera-benderaan”
Menjemput Aspirasi Warga, Anggota DPRD Provinsi Riau Mengelar Reses di Kulim Pekanbaru
Galian C Tanah Urung Ilegal Di Langgini Masih Lancar Beroperasional Tanpa Tersentuh Hukum
GMPKK Kepulauan Nias Berikan Kepercayaan Kepada Kanit PPA dan Penyidik Baru, Berharap Kasus Pembunuhan Agnis Jance Zebua Segera Terungkap
Disnaker Kabupaten Pelalawan Terbitkan Anjuran Atas Perselisihan PHK (Galiduhu Buulolo) Dengan PT Inti Indosawit Subur (IIS) Ukui
Rekor MURI 10.080 Bertanjak Siap Diwujudkan, Kodam XIX / Tuanku Tambusai Dukung Kenduri Akbar Melayu Nusantara
IMELDA SAMSI SE Resmi Di Berhentikan, DPP GRIB JAYA Memperkuat Pernyataan DPD GRIB JAYA Riau
HAK JAWAB Atau SANGGAHAN RESMI
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 2 Agustus 2026 - 13:46 WIB

Bandar Sabu “Bendera Baru” Seolah Kebal Hukum! Satres Narkoba Diminta Sikat Habis Tanpa Pandang Bulu Dan Tanpa “Bendera-benderaan”

Minggu, 2 Agustus 2026 - 09:32 WIB

Menjemput Aspirasi Warga, Anggota DPRD Provinsi Riau Mengelar Reses di Kulim Pekanbaru

Jumat, 31 Juli 2026 - 21:10 WIB

Galian C Tanah Urung Ilegal Di Langgini Masih Lancar Beroperasional Tanpa Tersentuh Hukum

Jumat, 31 Juli 2026 - 19:15 WIB

GMPKK Kepulauan Nias Berikan Kepercayaan Kepada Kanit PPA dan Penyidik Baru, Berharap Kasus Pembunuhan Agnis Jance Zebua Segera Terungkap

Jumat, 31 Juli 2026 - 19:12 WIB

Disnaker Kabupaten Pelalawan Terbitkan Anjuran Atas Perselisihan PHK (Galiduhu Buulolo) Dengan PT Inti Indosawit Subur (IIS) Ukui

Berita Terbaru