Arus Dana ETF Bitcoin Tembus US$3,8 Miliar, INDODAX Nilai Pasar Tetap Perlu Cermati Faktor Makro

- Penulis

Selasa, 8 September 2026 - 18:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta | ᴄʏʙᴇʀ xᴘᴏꜱᴛ.ᴄᴏᴍ – Berdasarkan data SoSoValue, ETF Bitcoin spot di Amerika Serikat mencatat net inflow sekitar US$3,8 miliar selama tiga pekan perdagangan berturut-turut pada periode 17 Agustus – 4 September 2026. Sementara total aset bersih ETF Bitcoin spot berada di kisaran US$101,3 miliar. Arus masuk tersebut menunjukkan minat institusional terhadap Bitcoin masih terjaga di tengah pergerakan harga yang volatil.

Momentum tersebut terjadi ketika harga Bitcoin sempat turun dari kisaran US$81.200 ke bawah US$79.000. Berdasarkan data CoinGecko pada Selasa (8/9), Bitcoin bergerak pada rentang sekitar US$78.200–US$79.600. Kondisi ini memperlihatkan bahwa koreksi harga jangka pendek berlangsung bersamaan dengan arus dana yang masih masuk ke ETF Bitcoin spot.

Chief Marketing Officer INDODAX, Aloysia Dian, menilai konsistensi arus masuk ETF menjadi salah satu indikator yang dapat digunakan untuk melihat dinamika permintaan Bitcoin.

“Yang menarik bukan hanya besarnya arus masuk, tetapi konsistensinya ketika harga Bitcoin sedang mengalami tekanan. Ini menunjukkan bahwa pergerakan harga jangka pendek dan arus dana ke ETF tidak selalu bergerak searah, serta perlu melihat Bitcoin dalam horizon yang lebih panjang, alih-alih bereaksi terhadap pergerakan harian,” ujarnya.

Pasar Menanti Data Inflasi dan Keputusan The Fed

Di tengah kuatnya arus dana ETF, perhatian pasar berikutnya tertuju pada rangkaian data ekonomi Amerika Serikat yang akan menjadi acuan sebelum keputusan The Fed. Producer Price Index (PPI) dijadwalkan dirilis pada 10 September, disusul Consumer Price Index (CPI) pada 11 September. Setelah itu, Federal Open Market Committee (FOMC) pada 15–16 September 2026, yang dinilai akan menjadi salah satu katalis utama.

Baca Juga:  ‎Ketua Umum AKPERSI Menghimbau Anggotanya Tetap Waspada Saat Liputan Demonstrasi

Berdasarkan ekspektasi pasar saat ini, peluang kenaikan suku bunga sebesar 25 basis poin (bps) mencapai 58,4%, sementara peluang suku bunga tetap berada di 41,6%. Ekspektasi tersebut turut dipengaruhi data tenaga kerja Agustus yang menunjukkan penambahan 162.000 lapangan kerja dengan tingkat pengangguran sebesar 4,1%. Namun, arah ekspektasi pasar masih dapat berubah, seiring dirilisnya data inflasi sebelum pertemuan FOMC.

Aloysia menilai bahwa rangkaian data tersebut penting untuk dilihat sebagai bagian dari gambaran makro yang lebih luas, bukan sebagai penentu tunggal arah pasar.

“Arus dana ETF memberikan gambaran mengenai permintaan institusional, sementara PPI, CPI, dan keputusan The Fed akan menentukan bagaimana pasar membaca kondisi makro berikutnya. Namun, investor tetap perlu melihat seluruh indikator tersebut secara menyeluruh, melakukan riset mandiri (DYOR), dan tidak menjadikan satu data sebagai satu-satunya dasar pengambilan keputusan,” tambahnya.

Sebagai top crypto exchange Indonesia, INDODAX terus mendorong masyarakat memahami pengaruh kondisi makroekonomi dan arus dana institusional terhadap pasar kripto. Edukasi mengenai faktor-faktor tersebut tersedia melalui INDODAX Academy, dengan tetap mendorong investor melakukan riset mandiri dan mempertimbangkan profil risiko sebelum bertransaksi.***

Penulis : Tim/Indodax

Editor : Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel cyberxpost.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Walikota Agung Nugroho Meraih Penghargaan KompasTV Kategori Daerah Peduli Akses dan Infrastruktur Pendidikan 2026
Satres Narkoba Polres Labuhanbatu Gagalkan Peredaran Sabu di Bilah Hilir, Satu Tersangka Diamankan
Satres Narkoba Polres Labuhanbatu Gagalkan Dugaan Peredaran Narkoba, Wanita Diamankan Bersama Sabu dan Pil Ekstasi
Polsek Na IX-X Salurkan Bantuan Jumat Berkah kepada Janda Lansia yang Tinggal Seorang Diri
Lindungi Kesehatan Peserta Didik, Pemko Pekanbaru Perpanjang Sekolah Daring
Disdikpora Turun Ke SDN 017 Kualu, Datuk Saprizal: Jangan Sampai Lama Murid Mogok
SINERGITAS PT. EMP ENERGI RIAU, DIT INTELKAM POLDA RIAU, DAN TOKOH MASYARAKAT PERKUAT KAMTIBMAS DI KABUPATEN INDRAGIRI HULU
Polres Labuhanbatu Ungkap 3,87 Kg Sabu yang Dibawa dengan Bus ALS
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 10:14 WIB

Walikota Agung Nugroho Meraih Penghargaan KompasTV Kategori Daerah Peduli Akses dan Infrastruktur Pendidikan 2026

Sabtu, 12 September 2026 - 09:12 WIB

Satres Narkoba Polres Labuhanbatu Gagalkan Peredaran Sabu di Bilah Hilir, Satu Tersangka Diamankan

Jumat, 11 September 2026 - 20:49 WIB

Satres Narkoba Polres Labuhanbatu Gagalkan Dugaan Peredaran Narkoba, Wanita Diamankan Bersama Sabu dan Pil Ekstasi

Jumat, 11 September 2026 - 20:46 WIB

Polsek Na IX-X Salurkan Bantuan Jumat Berkah kepada Janda Lansia yang Tinggal Seorang Diri

Kamis, 10 September 2026 - 14:54 WIB

Lindungi Kesehatan Peserta Didik, Pemko Pekanbaru Perpanjang Sekolah Daring

Berita Terbaru