PLTN dalam Peta Transisi Energi Indonesia, Pemerintah Perkuat Koordinasi Nasional

- Penulis

Sabtu, 20 Desember 2025 - 04:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Teks Foto: Menteri PANRB Rini Widyantini bersama Wakil Menteri ESDM Yuliot Tanjung saat menggelar pertemuan koordinasi di Kantor Kementerian PANRB, Jakarta.

i

Teks Foto: Menteri PANRB Rini Widyantini bersama Wakil Menteri ESDM Yuliot Tanjung saat menggelar pertemuan koordinasi di Kantor Kementerian PANRB, Jakarta.

Jakarta, CyberXpost.com – Pemerintah Indonesia kian memantapkan langkah menuju pemanfaatan energi nuklir sebagai bagian integral dari agenda transisi energi nasional. Komitmen tersebut mengemuka seiring dukungan Menteri Pendayagunaan Aparatur Sipil Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Rini Widyantini terhadap pembentukan satuan tugas percepatan pembangunan dan pengoperasian Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN), yang akan berfungsi sebagai Nuclear Energy Programme Implementation Organization (NEPIO) Indonesia.

Rini menegaskan, keberadaan NEPIO merupakan elemen fundamental guna memastikan seluruh tahapan pengembangan energi nuklir berjalan selaras, terukur, dan memenuhi standar keselamatan internasional. Aspek regulasi, keselamatan, pembiayaan, kesiapan infrastruktur, hingga penguatan sumber daya manusia, menurutnya, harus terorkestrasi dalam satu kerangka kerja yang terpadu.

Namun demikian, ia menekankan bahwa NEPIO tidak serta-merta harus diwujudkan dalam bentuk lembaga baru. “Pendekatan yang memungkinkan adalah melalui penguatan struktur atau mekanisme yang telah ada, sepanjang mampu menjalankan fungsi koordinasi secara efektif,” ujar Rini usai pertemuan dengan Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (Wamen ESDM) Yuliot Tanjung di Kantor Kementerian PANRB, Rabu (17/12/2025).

Lebih lanjut, Rini menjelaskan bahwa pengembangan PLTN sejalan dengan arah kebijakan nasional, khususnya Asta Cita butir kedua, yang menitikberatkan pada penguatan pertahanan dan keamanan negara, sekaligus mendorong kemandirian bangsa melalui swasembada pangan, energi, dan air, serta pengembangan ekonomi hijau dan biru.

Ia menambahkan, Badan Tenaga Atom Internasional (International Atomic Energy Agency/IAEA) melalui pendekatan Milestones Approach secara eksplisit mensyaratkan keberadaan NEPIO sebagai organisasi pengampu program energi nuklir nasional. Kendati demikian, bentuk kelembagaannya bersifat fleksibel dan dapat disesuaikan dengan karakter serta tata kelola pemerintahan di masing-masing negara, termasuk Indonesia.

Baca Juga:  Wamendagri Wiyagus Tekankan Sinergi Daerah Sukseskan MBG dan KOPDEskel Merah Putih

“Mengingat pengembangan PLTN merupakan proses yang sangat kompleks, lintas sektor, lintas kewenangan, dan berjangka panjang, maka diperlukan mekanisme koordinasi nasional yang kuat, terintegrasi, serta disiapkan secara cermat dan penuh kehati-hatian,” tutur Rini.

Sementara itu, Wamen ESDM Yuliot Tanjung menegaskan bahwa PLTN kini menempati posisi strategis dalam peta jalan transisi energi nasional menuju target Net Zero Emission pada 2060. Energi nuklir, menurutnya, tidak lagi dipandang sebagai opsi terakhir, melainkan sebagai bagian penting dari perencanaan energi jangka panjang Indonesia.

“PLTN merupakan sumber energi baru yang relatif kompetitif secara biaya dan memiliki keandalan tinggi dalam memperkuat sistem kelistrikan nasional. Di sisi lain, pemanfaatan energi nuklir juga berpotensi signifikan dalam menekan ketergantungan terhadap pembangkit berbahan bakar fosil,” ujar Yuliot.

Meski demikian, ia menggarisbawahi bahwa pengembangan PLTN harus dibarengi dengan upaya sosialisasi yang masif, berkelanjutan, dan berbasis edukasi publik. Tingkat pemahaman masyarakat dinilai menjadi faktor kunci agar pemanfaatan energi nuklir dapat diterima secara luas, serta dijalankan secara aman, transparan, dan bertanggung jawab.**

(Sumber: menpan.go.id)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel cyberxpost.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

INDODAX Raih Dua Penghargaan dari CFX, Perkuat Komitmen Edukasi dan Pertumbuhan Industri Kripto Nasional
Dugaan Pengisian BBM Bersubsidi Menggunakan Tangki Modifikasi Pada Kendaraan Pickup di SPBU 14-283-624 Sorek
INDODAX Dorong Generasi Muda Mulai Investasi Rutin di Tengah Fenomena Pinjol dan Paylater
Sungguh Miris, Diduga PT. TKWL Siak Jebak dan PHK Karyawannya Secara Sepihak: Abaikan Hak Normatif Pekerja
Pemkab Labuhanbatu Gelar Apel Gabungan Perdana Pasca Libur Hari Raya Idul Fitri
Diduga Oknum RW Ikut Serta Dalam Praktik Ilegal Penyalahgunaan Transaksi BBM Bersubsidi di SPBU 14.284.655 Simpang Pulai
Praktisi Hukum Ajak Trio Majelis Hakim Bekerja Jujur Meskipun Banyaknya Gelombang Tekanan Massa Di Sidang Perdana Gubri Non Aktif
Aktivis “Penius Buulolo” Angkat Bicara Terkait Maraknya Dugaan Praktik Transaksi BBM Bersubsidi Ilegal
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 18:54 WIB

INDODAX Raih Dua Penghargaan dari CFX, Perkuat Komitmen Edukasi dan Pertumbuhan Industri Kripto Nasional

Rabu, 3 Juni 2026 - 15:38 WIB

Dugaan Pengisian BBM Bersubsidi Menggunakan Tangki Modifikasi Pada Kendaraan Pickup di SPBU 14-283-624 Sorek

Selasa, 19 Mei 2026 - 16:04 WIB

INDODAX Dorong Generasi Muda Mulai Investasi Rutin di Tengah Fenomena Pinjol dan Paylater

Senin, 30 Maret 2026 - 17:50 WIB

Sungguh Miris, Diduga PT. TKWL Siak Jebak dan PHK Karyawannya Secara Sepihak: Abaikan Hak Normatif Pekerja

Senin, 30 Maret 2026 - 15:19 WIB

Pemkab Labuhanbatu Gelar Apel Gabungan Perdana Pasca Libur Hari Raya Idul Fitri

Berita Terbaru