Prof Dr Sutan Nasomal : Pajak Menjadi Teror Di Usia 80 Th Indonesia. Presiden RI Jangan Tutup Mata

- Penulis

Sabtu, 16 Agustus 2025 - 08:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Indonesian | cyberxpost.com – Prof DR KH Sutan Nasomal SH,MH menyampaikan kepada media bahwa Teror Pajak PBB-P2 yang di keluhkan Masyarakat luas saat ini adalah hasil keputusan Kepala Daerah dari Bupati atau walikota yang pasti ditelusuri dari mana asalnya. Tentu dari Pemerintah Pusat. Tidak mungkin Kepala Daerah berani mengambil keputusan menaikkan nilai pengambilan pajak bila bukan dari Pemerintah Pusat baik dari Kementrian Pajak atau dari atasannya. Maka keputusan ini meresahkan Masyarakat akibat Teror dari pajak.

Dalam Sejarah Nusantara tidak ada pihak penjajah belanda yang memungut pajak tinggi atau lebih dari 15%. Bila ada berarti itu pungli dari oknum londo ireng atau pribumi yang melakukan korupsi.

Dalam sejarah kerajaan yang pernah ada di nusantara tidak pernah ada yang memungut pajak tinggi. Semua di bawah 10%. Bila ada mungkin hanya kepala daerah yang korupsi.

Maka Pajak naik diatas 100% atau sampai 1000% di saat usia 80 Th Indonesia Merdeka patut dicatat dalam sejarah Indonesia. Sungguh tidak di duga dan sangat luar biasa pertimbangan menaikkan pajak yang gila gilaan.

Prof Dr KH Sutan Nasomal SH,MH menyayangkan langkah menaikkan pajak gila gilaan di banyak daerah adalah Teror untuk Masyarakat. Tidak ada pertimbangan kemanusiaan keputusan pajak yang diberlakukan.

Prof DR KH Sutan Nasomal meminta Presiden RI Jendral Haji Prabowo Subiyanto harus membatalkan kenaikan pajak saat ini di semua daerah karena Masyarakat akan kehilangan kepercayaan kepada Republik Indonesia.

Prof DR KH Sutan Nasomal mengatakan Jangan mau Presiden RI Jendral Haji Prabowo Subiyanto dipermainkan oleh oknum oknum dijajaran pemerintah dengan melakukan penindasan penjajahan atau perampokan atas nama pemerintah Indonesia kepada Masyarakat.

Baca Juga:  Proyek Pengamanan Pantai RUPAT Dilaporkan Ke-Kejati Riau; Dugaan Adanya Penyelewengan

Prof DR KH Sutan Nasomal SH,MH sangat yakin ini keputusan menaikkan pajak bukan dari Presiden RI. Ini perbuatan oknum yang sakit jiwa atau gila.

Suara Prabowo Subiyanto dari Istana Negara Indonesia ditunggu Masyarakat untuk membatalkan kenaikan pajak karena tidak manusiawi. Presiden RI tentu Pro Masyarakat.

Jangan ada lagi praktek penjajahan dan pemerasan ke Masyarakat melalui pajak atau jangan ada lagi PPATK memblokir rekening dengan arogan.

Masyarakat sangat sedih dan sangat marah dengan kebijakan saat ini Sikap para mentri yang tidak Pro dengan Masyarakat harus di berhentikan menurut Prof Sutan.

Disaat Masyarakat tenggelam dalam kemiskinan kemelaratan seharusnya Presiden RI memiliki para mentri yang mampu mendorong ekonomi untuk kemajuan Masyarakat. Bukan menambah miskin Masyarakat.

Alasan PAD harus mendapatkan pemasukan yang banyak dari alur pajak dengan cara arogan adalah perbuatan paling bodoh

Kepala Daerah yang memutuskan kenaikan pajak dengan arogan Presiden RI harus tegas menolak keputusan tersebut atau di pecat kepala daerah tersebut

Kepala Daerah yang cerdas dan mampu bekerja dengan profesional bisa meningkatkan PAD dari potensi SDA atau program investasi pengembangan pembangunan dan Industri Ekonomi

Melihat beberapa kali terjadi kegaduhan nasional akibat keputusan mendadak dari pemerintah. Presiden RI harus lebih hati hati dengan reaksi Masyarakat. Indonesia bisa kuat dalam persatuan bila para pemerintahnya melindungi rakyat dan tidak arogan. Atau sebaliknya bisa terancam pecah dan perang saudara.

Narasumber : Prof DR KH Sutan Nasomal SH,MH.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel cyberxpost.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gelar Rapat Terbatas, Prabowo Beri Tugas Khusus Dirjen Bea Cukai Djaka
Bitcoin Tercatat Sentuh US$87.000, INDODAX Sebut Sentimen Pasar Kripto Kian Optimistis
Satresnarkoba–BNN–Inteldim Bongkar Gubuk Diduga Sarang Narkoba di Lobusona
Polsek Kualuh Leidong Amankan Pria dan Sabu 2,11 Gram di Simandulang
Dankoti MPC Pemuda Pancasila Pekanbaru Bung Eri Bukik Siap Membantu Masyarakat dan Sikat Habis DC Yang Rampas Kendaraan Warga
DPRD Muratara Gelar Paripurna Jawaban Eksekutif atas Pandangan Umum Fraksi Raperda APBD 2026 dan Dua Raperda Lainnya
FPRB Pertanyakan Pekerja yang Tetap Bekerja Setelah Masa Pensiun di Lingkungan Pertamina Rokan Hulu Rumbai
GMPB Desak Agrinas Usut Tuntas Dugaan Mafia Tanah Riau
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 01:13 WIB

Gelar Rapat Terbatas, Prabowo Beri Tugas Khusus Dirjen Bea Cukai Djaka

Selasa, 22 September 2026 - 19:01 WIB

Bitcoin Tercatat Sentuh US$87.000, INDODAX Sebut Sentimen Pasar Kripto Kian Optimistis

Selasa, 22 September 2026 - 11:15 WIB

Satresnarkoba–BNN–Inteldim Bongkar Gubuk Diduga Sarang Narkoba di Lobusona

Selasa, 22 September 2026 - 08:23 WIB

Polsek Kualuh Leidong Amankan Pria dan Sabu 2,11 Gram di Simandulang

Senin, 21 September 2026 - 18:14 WIB

Dankoti MPC Pemuda Pancasila Pekanbaru Bung Eri Bukik Siap Membantu Masyarakat dan Sikat Habis DC Yang Rampas Kendaraan Warga

Berita Terbaru