Resah Warga Peternak Desa Bathin Betuah; PMK Serang Sapi Dinas Pertanian Segera Bereaksi Dengan Vaksinasi

- Penulis

Jumat, 12 Desember 2025 - 13:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bengkalis | cyberxpost.com – Warga peternak sapi di desa bathin betuah mulai merasakan kekhawatiran setelah penyakit mulut dan kuku (PMK) menyerang ternak mereka. Kelompok tani suka-suka juga melaporkan kasus serupa, di mana sejumlah sapi yang baru mulai dipelihara kini terinfeksi penyakit yang menular itu, di Jl Sumber Makmur, Desa Bathin Betuah, Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis, Provinsi Riau. (Jumat 12/12/2025).

Tak lama setelah menerima laporan dari ketua kelompok tani, Dinas Pertanian Kabupaten Bengkalis segera turun tangan untuk menangani situasi tersebut.

Perwakilan dinas yang bertugas di wilayah Kecamatan Mandau, Edi, menyampaikan bahwa pihaknya telah melakukan pemberian vaksinasi serta penanganan medis bagi sapi yang terinfeksi.

“PMK itu penyakit yang sangat menular, jadi harus dihindari kontak langsung antar ternak. Selain vaksinasi untuk yang sudah positif atau sebagai pencegahan, kita juga menyarankan peternak untuk rutin melakukan penyemprotan guna mengendalikan lalat sebagai salah satu faktor penyebaran,” jelas Edi dalam wawancara di lokasi.

Edi menjelaskan ciri-ciri awal PMK yang perlu diwaspadai peternak, mulai dari munculnya luka pada celah kuku, hingga kondisi seperti sariawan di dalam mulut yang membuat sapi kesulitan makan. “Kalau dibiarkan, kondisi ini bisa berkembang dan menyebabkan penyakit lain yang lebih berbahaya.

Baca Juga:  Wabup Labuhanbatu Saksikan Perayaan 1 Suro di Desa Kampung Baru

Oleh karena itu, menjaga kebersihan kandang, pola makan yang baik, dan penyemprotan rutin menjadi hal krusial,” tegasnya.

Salah seorang peternak yang tidak ingin disebutkan namanya menunjukkan kondisi salah satu sapi yang telah mendapatkan penanganan. “Ini baru kemarin terinfeksi, tapi sudah segera kami laporkan dan tim dinas langsung datang.

Vaksinnya juga sudah diberikan pemerintah, jadi kami merasa terbantu,” ujarnya sambil menunjukkan bagian tubuh sapi yang sempat mengalami luka akibat PMK.

Peternak juga mengaku khawatir jika kasus ini tidak segera terkendali, karena beberapa sapi yang awalnya sehat kini mulai menunjukkan tanda-tanda mengkhawatirkan. “Kita harap langkah penanganan ini bisa mencegah penyebaran lebih luas, karena ternak sapi adalah sumber penghidupan kita,” tambahnya.

Dinas Pertanian Kabupaten Bengkalis menyatakan akan terus melakukan pemantauan berkala di wilayah tersebut dan siap memberikan bantuan lebih lanjut jika diperlukan. (Sunardi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel cyberxpost.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Cabang (DPC) BMP Kabupaten Nias Utara Periode 2026–2029 Resmi Di Lantik
Perkuat Tata Kelola Bersih, Pemkab Labuhanbatu Evaluasi MCSP-RBS KPK RI 2026 Sektor Pengadaan Barang dan Jasa
KPK Ungkap Perkara Cukai Seret PT Djarum Rugikan Negara Triliunan
PT. Djarum Angkat Bicara Usai KPK Geledah Kantor Terkait Cukai Rokok
Pemkab Labuhanbatu Tetapkan Wajib Belajar 1 Tahun Prasekolah Melalui Perbup No.26 Tahun 2026
INSAN PERS DI PEKANBARU MINTA KAPOLDA RIAU TIDAK TEBANG PILIH TERHADAP WARTAWAN
MASIH INGAT KASUS PELECEHAN & PENGANIAYAAN KARYAWAN KOPERASI DI TANGERANG? HARI INI SIDANG PERDANA!
Sengketa Lahan 700 Hektare Berlangsung Sejak 1996, KTPMI Duduki Lahan di Tanjung Mulia
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 1 November 2026 - 21:29 WIB

Cabang (DPC) BMP Kabupaten Nias Utara Periode 2026–2029 Resmi Di Lantik

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 12:24 WIB

Perkuat Tata Kelola Bersih, Pemkab Labuhanbatu Evaluasi MCSP-RBS KPK RI 2026 Sektor Pengadaan Barang dan Jasa

Jumat, 30 Oktober 2026 - 15:28 WIB

KPK Ungkap Perkara Cukai Seret PT Djarum Rugikan Negara Triliunan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 15:22 WIB

PT. Djarum Angkat Bicara Usai KPK Geledah Kantor Terkait Cukai Rokok

Jumat, 30 Oktober 2026 - 10:11 WIB

Pemkab Labuhanbatu Tetapkan Wajib Belajar 1 Tahun Prasekolah Melalui Perbup No.26 Tahun 2026

Berita Terbaru