Medan Mencekam, Aksi Demo Anarkis Terpecah 3 Bagian Dipukul Mundur Aparat Pengamanan

- Penulis

Sabtu, 30 Agustus 2025 - 05:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Medan | cyberxpost.com – Aksi Demonstrasi memanas di Kota Medan dan kota-kota lain setelah sehari sebelumnya pengemudi ojek online bernama alm. Affan Kurniawan tewas akibat dilindas kendaraan rantis Brimob.

Terkonfirmasi bahwa Sebanyak tujuh anggota Brimob ditetapkan melanggar kode etik profesi kepolisian.

“Tujuh anggota Satbrimob Polda Metro Jaya yang terlibat dalam insiden kendaraan taktis itu dipastikan “telah terbukti melanggar kode etik kepolisian,” kata Kadiv Propam Polri, Irjen Pol. Abdul Karim di Jakarta.

Ketujuh anggota berinisial Kompol C, Aipda M, Bripka R, Briptu B, Bripda M, Baraka Y, dan Baraka J kini menjalani penempatan khusus (patsus) di Divisi Propam Polri.

Suasana unjuk rasa yang dilakukan Cipayung Plus, Ojol dan Anak Sekolahan bersama warga di depan Gedung DPRD Sumut pada Rabu (27/8/2025) lalu seakan dinilai sebagai kegiatan yang memicu anarkis dari aparat keamanan untuk memecah konsentrasi para pendemo.

Kejadian tersebut bermula pada pukul 14.30 WIB, ratusan mahasiswa yang mengatasnamakan diri sebagai Cipayung Plus Sumut berkumpul dengan atribut organisasi masing-masing bergabung bersama para Ojol, Anak Sekolahan dan Masyarakat.

Ironisnya, ketika adzan Ashar berkumandang, massa aksi dari Cipayung Plus dan warga mempertahankan orasi liar dan kosong, bahkan ada sejumlah anak sekolahan yang membakar pos polisi di seputaran Lapangan Benteng, yang memicu kemarahan aparat keamanan.

Kemudian, sejumlah awak media, pedagang minuman, dan beberapa pihak kepolisian telah mengingatkan untuk dihentikan sejenak karena suasana sedang adzan, namun mereka tetap tidak menggubrisnya.

Baca Juga:  Diduga Edarkan Sabu, Gondrong Dibekuk Satres Narkoba Polres Labuhanbatu

Sedangkan massa aksi OJOL di Kota Medan, memaksa secara langsung agar Komandan Satuan Brimob Polda Sumut agar meminta maaf dan berdoa bersama buat rekannya yang telah tewas di Jakarta sebagai aksi solidaritas Ojol se-Indonesia, dan akhirnya Dansat Brimob Berdoa bersama para massa aksi OJOL.

Aksi demonstrasi hari ini berkat bantuan para Aparat Pengamanan Direktorat Intelkam Polda Sumut yang turun langsung ke jalan, untuk memecah 3 Kelompok yang berbeda agar mengantisipasi aksi anarkis yang semakin besar.

Dan dalam dua hari berlangsungnya unjuk rasa di Gedung DPRD Sumut, keduanya mengalami kondisi kericuhan. Pada 26 Agustus 2025, suasana kericuhan terjadi, saat aliansi mahasiswa dan warga bersatu datang dengan membawa isu ‘Selusin Tuntutan Rakyat’, berbagai orasi disampaikan dengan evaluasi kinerja serta meminta DPR untuk tidak diistimewakan.

Kali ini kericuhan yang sama terjadi ketika anak sekolahan dan STM membakar pos polisi dan melempar batu bahkan diketahui ada yang membawa bom molotov yang mengakibatkan aparat keamanan mengalami luka-luka.

Saat dikonfirmasi awak media yang bertugas kepada salah satu Komandan Aparat Pengamanan dari Direktorat Reserse Intelkam Polda Sumut yang tak mau disebutkan namanya, bahwa aksi ini masih akan berlanjut dan tidak akan bisa berhenti jika Anggota DPRD RI tidak angkat bicara langsung kepada masyarakat terkait isue nasional tersebut, apalagi mereka merupakan para wakil rakyat di Parlemen yang saat ini sedang memicu kemarahan rakyat di Indonesia secara serentak.

Tim

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel cyberxpost.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Lapor Pak Kapolri! Tindak Tegas, Proses Hukum Mafia Pelangsir dan Penimbunan Minyak BBM Bersubsidi Ilegal Yang Kebal Hukum di Kecamatan Pinggir Bengkalis
Operasi PETI Polda Riau: 29 Kasus Terbongkar, 1.167 Rakit Tambang Ilegal Di Musnahkan
Semarakkan HBP ke-62, Lapas Narkotika Rumbai Gelar Layanan Pemeriksaan Kesehatan Gratis Bagi Masyarakat
Bitcoin Menguat Mendekati US$79.500, INDODAX: Momentum Positif di Tengah Dinamika Geopolitik
Sidang Gubri Nonaktif Abdul Wahid Di Hadiri Ketua MPW PP Riau Anto Rachman Beserta Ratusan Kader PP
Dugaan Korupsi Fiktif Di Sekretariat DPRD Kota Pekanbaru, Saksi Ahli Sebut Terdakwa Rintangi Penyelidikan
Didampingi Ratusan Kader PP, Arsadianto Rachman Saksikan Sidang Abdul Wahid, Musliadi: Ini Tambahan Energi Positif
Dorong Ekosistem Kripto Yang Inklusif, INDODAX Resmikan Perluasan Kantor Baru di Bali
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 23 April 2026 - 23:32 WIB

Lapor Pak Kapolri! Tindak Tegas, Proses Hukum Mafia Pelangsir dan Penimbunan Minyak BBM Bersubsidi Ilegal Yang Kebal Hukum di Kecamatan Pinggir Bengkalis

Kamis, 23 April 2026 - 20:59 WIB

Operasi PETI Polda Riau: 29 Kasus Terbongkar, 1.167 Rakit Tambang Ilegal Di Musnahkan

Kamis, 23 April 2026 - 16:10 WIB

Semarakkan HBP ke-62, Lapas Narkotika Rumbai Gelar Layanan Pemeriksaan Kesehatan Gratis Bagi Masyarakat

Kamis, 23 April 2026 - 14:00 WIB

Bitcoin Menguat Mendekati US$79.500, INDODAX: Momentum Positif di Tengah Dinamika Geopolitik

Kamis, 23 April 2026 - 11:31 WIB

Sidang Gubri Nonaktif Abdul Wahid Di Hadiri Ketua MPW PP Riau Anto Rachman Beserta Ratusan Kader PP

Berita Terbaru