Akibat Cuaca Ekstrem, Bencana Melanda Beberapa Lokasi di Sumut Hingga Mengakibatkan Banjir Disertai Tanah Longsor

- Penulis

Rabu, 26 November 2025 - 15:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumatra Utara| cyberxpost.com – Hujan yang tidak pernah terputus siang dan malam, Selasa 25-11-2025 insiden banjir bandang dan tanah longsor di Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) dan Kota Sibolga dikepung banjir serta tanah longsor.

Diperkirakan ribuan rumah warga dan perkantoran tempat ibadah terendam air, sementara sejumlah ruas jalan di wilayah Tapteng-Sibolga ikut tergenang hingga setinggi satu meter dihalaman rumah warga sampai hari ini 26-11-2025

Kondisi terparah terjadi pada akses jalan Sibolga-Tarutung. Jalur tersebut dilaporkan tidak dapat dilewati akibat longsor di Kecamatan Sitahuis, tepatnya di Jalan Parsikkaman dan Jalan Kelurahan Nauli.

“Situasi saat ini jalan Sibolga-Tarutung tidak bisa dilewati akibat longsor di dua titik,” ujar Johannas Situmeang, warga Desa Naga Timbul, Kecamatan Sitahuis.

“Akibat longsor tersebut, ribuan kendaraan dari arah Tarutung maupun Sibolga mennjadi lumpuh total dan terpaksa tertahan. Kondisi saat ini, ribuan kendaraan mengalami kemacetan panjang,” tuturnya.

Banjir merendam badan jalan di perbatasan Tapteng-Sibolga, tepatnya Kecamatan Sarudik dan Kecamatan Sibolga Selatan.

Banjir setinggi satu meter juga merendam rumah warga di Kelurahan Sibuluan Nauli, Kecamatan Pandan, akibat luapan Sungai Sipan Sihaporas. Petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tapteng turun ke lokasi untuk mengevakuasi warga.

Situasi terkini, banjir mengepung rumah warga hampir mencapai satu meter, ujar Benni Hutauruk, warga setempat.

Selain banjir, badan Jalan A.R. Surbakti atau Jalan Sipan-Sihaporas dilaporkan amblas sepanjang 20-25 meter, tepatnya di tikungan sebelum Hotel Rindu Alam, Sibuluan Nauli.

Baca Juga:  MiriSnya PT RSI: Karyawan di PHK Sepihak, DiUsir Paksa dan Abaikan Hak Normatifnya, Disnakertrans Riau Bungkam.

Di Kelurahan Lubuk Tukko, Kecamatan Pandan, hampir seluruh rumah warga terendam. “Rumah saya terendam air setinggi 30 sentimeter. Barang-barang terpaksa dinaikkan ke tempat tinggi,” ujar Agussalim Tanjung.

Situasi serupa terjadi di Kecamatan Tukka, tepatnya di Kampung Sigotom. Jalan tidak dapat dilalui karena ketinggian air mencapai satu meter.

Sungai yang mengalir di sepanjang Kampung Sigotom meluap hingga ke badan jalan,” ujar Albert, siswa SMA 1 Tukka.

Selain merendam badan jalan, banjir juga merendam ratusan rumah serta merusak ratusan hektare sawah.sudah rata dengan air, terlihat seperti danau, katanya.

Albert menyampaikan banjir juga mengganggu pelaksanaan upacara Hari Guru karena banyak siswa tidak dapat hadir. “Di karena banjir tidak bisa dilewati.

Banjir juga terjadi di perbatasan Tapteng-Sibolga, tepatnya di Kelurahan Pasir Bidang, Kecamatan Sarudik, dan Kecamatan Sibolga Selatan, Kota Sibolga.

Hingga saat ini hujan belum reda, ratusan rumah warga terendam air sejak semalam ujar Binner Siahaan, warga setempat.

Sementara itu, longsor terjadi di Jalan Perjuangan, Kelurahan Parombunan, Kecamatan Sibolga Selatan. Satu unit rumah tertimpa material longsor dan mengakibatkan dua orang menjadi korban.

Saat ini ibu dan anak korban longsor sedang dievakuasi oleh warga setempat.Membuat proses evakuasi korban sulit karena masih situasi hujan,ujar Jamil Zeb Tumori, Wakil Ketua DPRD Sibolga.

 

Sumber: Medan Sumut Kota Sibolga

Editor : Dedi U.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel cyberxpost.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polsek Kualuh Leidong Amankan Terduga Pelaku Pencurian Sarang Burung Walet 
Kinerja Inspektorat Dipertanyakan, Rekam Penanganan Pengaduan Masyarakat Saat Amsarno Sarumaha Menjabat Inspektur Kembali Disorot
Peredaran Narkoba Disorot Warga Kongsi Enam Aek Natas, Minta APH Segera Bertindak
Polres Labuhanbatu Musnahkan 34 Kilogram Sabu dan 20.000 Butir Ekstasi
Kasus Kematian Kru TB Jhoni XXXII, Polairud Tanah Bumbu Libatkan Dokter Forensik dan Periksa Ulang Saksi
Hak BPJS Almarhum Yarman Telaumbanua Terkatung, Keluarga Tagih Penetapan Pengawas Ketenagakerjaan Kalsel
Cari Keadilan di Tanah Rantau, Keluarga Yarman Telaumbanua Desak Ekshumasi dan Autopsi Ulang
The Fed Naikkan Suku Bunga, INDODAX Soroti Respons Bitcoin di Tengah Kebijakan Ketat
Berita ini 20 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 10:46 WIB

Polsek Kualuh Leidong Amankan Terduga Pelaku Pencurian Sarang Burung Walet 

Sabtu, 19 September 2026 - 10:39 WIB

Kinerja Inspektorat Dipertanyakan, Rekam Penanganan Pengaduan Masyarakat Saat Amsarno Sarumaha Menjabat Inspektur Kembali Disorot

Jumat, 18 September 2026 - 18:42 WIB

Peredaran Narkoba Disorot Warga Kongsi Enam Aek Natas, Minta APH Segera Bertindak

Kamis, 17 September 2026 - 23:01 WIB

Polres Labuhanbatu Musnahkan 34 Kilogram Sabu dan 20.000 Butir Ekstasi

Kamis, 17 September 2026 - 22:58 WIB

Kasus Kematian Kru TB Jhoni XXXII, Polairud Tanah Bumbu Libatkan Dokter Forensik dan Periksa Ulang Saksi

Berita Terbaru