DUMAI | ᴄʏʙᴇʀxᴘᴏꜱᴛ.ᴄᴏᴍ – Di tengah viralnya informasi di media sosial terkait isu pembatasan pembelian BBM subsidi jenis Pertalite untuk kendaraan merek tertentu mulai 1 Juni 2026, pihak kepolisian bersama Pertamina memastikan distribusi dan pelayanan BBM di Kota Dumai tetap berjalan normal, aman, dan kondusif.
Kapolres Dumai AKBP Angga Febrian Herlambang menegaskan bahwa aktivitas masyarakat di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di wilayah Kota Dumai hingga saat ini masih berlangsung lancar tanpa kendala berarti.
Untuk memastikan situasi tetap aman dan pelayanan kepada masyarakat berjalan optimal, jajaran Polres Dumai rutin melakukan patroli dan pemantauan langsung ke sejumlah SPBU.
“Pemantauan rutin terus dijalankan untuk memastikan pelayanan di SPBU tidak mengalami hambatan dan distribusi BBM kepada masyarakat tetap berjalan lancar,” ujar AKBP Angga Febrian Herlambang, Sabtu (23/5/2026).
Menurutnya, personel Polres Dumai bersama Polsek jajaran juga disiagakan di beberapa titik SPBU guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan maupun kemacetan lalu lintas akibat meningkatnya aktivitas pengisian BBM.
Pemantauan dilakukan di seluruh wilayah Kota Dumai, mulai dari Kecamatan Dumai Barat, Dumai Timur, Dumai Kota, Bukit Kapur, Medang Kampai hingga Sungai Sembilan.
“Jika terdapat peningkatan antrean di beberapa SPBU, itu masih dalam kategori wajar dan tetap dapat dikendalikan. Secara umum situasi pelayanan masih aman, tertib, dan kondusif,” jelasnya.
Sementara itu, isu yang beredar di media sosial mengenai larangan penggunaan Pertalite bagi kendaraan merek tertentu mulai *1 Juni 2026* dipastikan tidak benar oleh Pertamina Patra Niaga.
Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV Dumatubun, menegaskan bahwa hingga saat ini tidak ada rencana maupun arahan dari pemerintah terkait pembatasan pembelian Pertalite berdasarkan merek kendaraan ataupun kapasitas mesin.
“Informasi mengenai daftar kendaraan tertentu yang disebut tidak boleh membeli Pertalite mulai 1 Juni 2026 dipastikan hoaks. Sampai saat ini tidak ada kebijakan ataupun arahan resmi dari pemerintah maupun regulator terkait hal tersebut,” tegas Roberth dalam keterangan pers.
Ia juga mengimbau masyarakat agar lebih bijak dalam menerima informasi di media sosial dan tidak mudah menyebarluaskan informasi yang belum terverifikasi kebenarannya.
Pertamina Patra Niaga memastikan distribusi dan penyaluran Pertalite di seluruh wilayah, termasuk Kota Dumai, tetap berjalan normal seperti biasa.
Selain itu, Program Subsidi Tepat yang saat ini dijalankan Pertamina disebut merupakan bagian dari upaya penyaluran BBM subsidi agar lebih tepat sasaran dan tidak berkaitan dengan isu viral larangan kendaraan tertentu membeli Pertalite.
Kapolres Dumai turut mengajak masyarakat untuk tetap tenang dan tidak melakukan pembelian BBM secara berlebihan yang dapat memicu kepanikan di tengah masyarakat.
“Kami mengimbau masyarakat tetap tertib saat melakukan pengisian BBM dan tidak mudah terpengaruh informasi yang belum jelas kebenarannya. Kesadaran bersama sangat penting untuk menjaga situasi tetap aman dan kondusif,” tutup AKBP Angga Febrian Herlambang.***
Penulis : S'via
Editor : Redaksi















