DPRD MURATARA GELAR PARIPURNA DALAM RANGKA HUT MURATARA Ke-13 “BERSATU, BERJUANG, MAJU”

- Penulis

Kamis, 20 Agustus 2026 - 14:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MURATARA, ᴄʏʙᴇʀxᴘᴏꜱᴛ.ᴄᴏᴍDewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) menggelar Rapat Paripurna dalam rangka memperingati Hari Jadi Kabupaten Muratara ke-13 Tahun 2026.

Kegiatan yang mengusung tema “Bersatu Berjuang, Muratara Maju” tersebut berlangsung khidmat di Ruang Rapat Paripurna DPRD Muratara, Jumat (12/6/2026).

Rapat paripurna dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Kabupaten Muratara, Devi Ariyanto, serta dihadiri Bupati Muratara H. Devi Suhartoni, unsur Forkopimda, anggota DPRD, kepala OPD, tokoh masyarakat, tokoh pemekaran, dan berbagai elemen masyarakat lainnya.

Dalam perayaannya, Ketua DPRD Devi Ariyanto mengucapkan selamat Hari Jadi Kabupaten Muratara ke-13.

Ia secara resmi membuka rapat paripurna dengan mengajak seluruh peserta mengenang perjalanan panjang daerah yang telah berdiri sejak tahun 2013.

Menurut Devi Ariyanto, peringatan hari jadi bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum untuk melakukan refleksi terhadap perjalanan pembangunan yang telah dilalui sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam mewujudkan cita-cita pembangunan daerah.

Berbagai capaian telah diraih selama 13 tahun perjalanan Muratara, namun tantangan pembangunan ke depan juga semakin kompleks.

Ia menjelaskan bahwa tema “Bersatu Berjuang, Muratara Maju” memiliki makna yang mendalam. Kata bersatumenggambarkan upaya menyatukan seluruh kekuatan, pikiran, dan hati masyarakat Muratara dalam satu tujuan bersama. Persatuan, menurutnya, merupakan fondasi utama keberlangsungan pembangunan daerah.

“Persatuan adalah kekuatan. Ibarat segenggam lidi yang mudah dipatahkan ketika terpisah, namun menjadi kuat saat diikat menjadi satu.

Dengan persatuan, Muratara akan semakin kokoh menghadapi berbagai tantangan pembangunan,” ujar Devi Ariyanto.

Sementara itu, kata perjuangan mengandung makna usaha keras, pengorbanan, dan tekad untuk mencapai sesuatu yang bernilai.

Ia mengingatkan bahwa berdirinya Kabupaten Muratara tidak terlepas dari perjuangan panjang para tokoh pemekaran yang telah mengorbankan waktu, tenaga, dan pemikiran demi terwujudnya daerah otonom baru tersebut.

“Kita harus melanjutkan perjuangan itu dengan semangat yang sama. Perjuangan hari ini adalah jalan menuju kesejahteraan di masa depan masyarakat,” tegasnya.

Pada kesempatan yang sama, Bupati Muratara H. Devi Suhartoni menyampaikan penghargaan dan penghargaan kepada para tokoh masyarakat, tokoh pemekaran, serta seluruh pihak yang telah memperjuangkan lahirnya Kabupaten Musi Rawas Utara.

Ia menegaskan bahwa peringatan Hari Jadi ke-13 menjadi momentum penting untuk memperkuat komitmen pembangunan daerah.

Baca Juga:  FAMR Beserta Masyarakat Kota Pekanbaru Geruduk Kantor Walikota Terkait Permasalahan Parkir

Menurut Bupati, tema “Bersatu Berjuang, Muratara Maju” bukan sekedar slogan, namun mencerminkan semangat kolektif seluruh elemen masyarakat dalam mengatasi berbagai tantangan pembangunan dan keluar dari ketertinggalan melalui kerja keras, persatuan, serta kolaborasi yang berkelanjutan.

Dalam berbagai acara tersebut, Bupati juga memaparkan sejumlah capaian pembangunan berdasarkan data resmi Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Musi Rawas Utara tahun 2025.

Salah satunya adalah penurunan angka kemiskinan menjadi 15,25 persen atau turun 2,13 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai 17,38 persen. Penurunan tersebut menunjukkan sekitar 4.000 warga berhasil keluar dari kategori miskin.

Selain itu, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Muratara pada tahun 2025 mencapai angka 71,39 dan masuk kategori tinggi. Angka tersebut meningkat 0,94 poin dibandingkan tahun 2024 yang berada pada angka 70,45.

Peningkatan ini menjadi indikator keberhasilan berbagai program pemerintah di bidang pendidikan, kesehatan, dan perlindungan sosial.

Di sektor ekonomi, pertumbuhan ekonomi Muratara tercatat sebesar 5,03 persen.

Pertumbuhan tersebut didorong oleh meningkatnya produktivitas sektor perkebunan, terutama komoditas kelapa sawit dan karet, serta penguatan sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Tingkat penurunan terbuka juga berhasil ditekan hingga mencapai 4,78 persen.

Meski demikian, Bupati mengingatkan bahwa berbagai tantangan masih harus dihadapi.

Salah satunya adalah pembiayaan pembangunan akibat persoalan transfer dana yang berdampak pada percepatan pembangunan infrastruktur dasar, konektivitas wilayah, fasilitas pendidikan, kesehatan, serta penguatan ekonomi kerakyatan.

Ia mencontohkan masih perlunya perbaikan infrastruktur jalan menuju Kecamatan Nibung, Kecamatan Ulu Rawas, serta sejumlah akses menuju sentra pertanian yang menjadi penopang ekonomi masyarakat.

Oleh karena itu, pemerintah daerah akan terus memprioritaskan program pembangunan yang berdampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat.

“Legislatif dan eksekutif menuntut penggunaan anggaran negara secara efektif, efisien, serta memberikan manfaat nyata bagi kepentingan umum dan masyarakat Kabupaten Musi Rawas Utara,” pungkas Bupati.

Peringatan Hari Jadi Kabupaten Musi Rawas Utara ke-13 tahun ini diharapkan menjadi momentum memperkuat persatuan, meneruskan semangat perjuangan para pendiri daerah, serta mempercepat terwujudnya Muratara yang semakin maju, mandiri, dan sejahtera.***

Penulis : Amajid

Editor : Redaksi

Sumber Berita: Muratara

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel cyberxpost.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Warga Desa Lingga Tiga Keluhkan Jalan Rusak dan Asap Bakaran Jangkos, Desak Kades Bertindak
Aliansi Pemuda dan Masyarakat Riau Gelar Aksi Damai di Kejati Riau: Desak Evaluasi Hukum Pengelolaan Parkir, Cegah Penyalahgunaan Wewenang
Bitcoin Sentuh US$80.000: INDODAX Ingatkan Investor Tetap Perhatikan Dinamika Pasar
Warga Meminta Kapolres Melalui Jajaran Polsek Aek Kota Batu Segera Tangkap Bandar Yang Masih Bebas Eksis Menjalankan Bisnis Haram Diwilayahnya
DIDUGA BELUM BERFUNGSI: Sarana Pengaduan Puskesmas Pasar Surulangun Rawas Diklaim Ada Tapi Belum Diverifikasi
Prabowo Dorong Ubi Bombing Untuk Padamkan Karhutla, Minta Produksi Tepung Skala Besar
Stakeholder Riau Sepakat Perkuat Pengawalan dan Standar Keamanan Program MBG
Presiden RI Prabowo Perintahkan Cabut Izin Konsesi Korporasi Karhutla, Ketum KMPKS: Berani?
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 28 Agustus 2026 - 14:34 WIB

Warga Desa Lingga Tiga Keluhkan Jalan Rusak dan Asap Bakaran Jangkos, Desak Kades Bertindak

Kamis, 27 Agustus 2026 - 20:19 WIB

Aliansi Pemuda dan Masyarakat Riau Gelar Aksi Damai di Kejati Riau: Desak Evaluasi Hukum Pengelolaan Parkir, Cegah Penyalahgunaan Wewenang

Kamis, 27 Agustus 2026 - 16:27 WIB

Bitcoin Sentuh US$80.000: INDODAX Ingatkan Investor Tetap Perhatikan Dinamika Pasar

Kamis, 27 Agustus 2026 - 14:23 WIB

Warga Meminta Kapolres Melalui Jajaran Polsek Aek Kota Batu Segera Tangkap Bandar Yang Masih Bebas Eksis Menjalankan Bisnis Haram Diwilayahnya

Kamis, 27 Agustus 2026 - 10:38 WIB

DIDUGA BELUM BERFUNGSI: Sarana Pengaduan Puskesmas Pasar Surulangun Rawas Diklaim Ada Tapi Belum Diverifikasi

Berita Terbaru