Pekanbaru | ᴄʏʙᴇʀxᴘᴏꜱᴛ.ᴄᴏᴍ – Presiden Prabowo Subianto meminta jajarannya mencoba metode pemadaman kebakaran menggunakan tepung berbasis ubi atau singkong.
Prabowo menyebut mekanisme pemadaman “ubi bombing” ini dapat menjadi alternatif penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Sumatera dan Kalimantan.
Hal tersebut disampaikan Prabowo saat menghadiri rapat penanganan karhutla di Palembang, Sumatera Selatan.
Prabowo mencetuskan ide “ubi bombing” usai mendapat laporan Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit dan Panglima Kodam II/Sriwijaya Mayjen TNI Ujang Darwis.
Mayjen Ujang mengatakan pemadaman api menggunakan tepung ubi itu adalah “hasil temuan” anggota Babinsa di Lubuk Linggau, Sumatera Selatan.
“Kami pada saat kunjungan Pak Kapolri kemudian Menko Polkam, sudah kami paparkan, Pak, memang kapasitas produksinya masih kecil,” kata Mayjen Ujang.
“Kalau memang ada ini kami akan coba secara besar, ini kami juga sudah sampaikan kepada BNPB. Itu efektif, Pak.”
Prabowo yang mendapat laporan tersebut langsung berinisiatif memerintahkan jajarannya untuk memproduksi tepung berskala besar.
Prabowo menilai pengunaan metode “ubi bombing” ini dapat digunakan bersamaan dengan water bombing untuk memadamkan karhutla.
“Menarik sekali itu, bahan bakunya dari ubi, dari singkong, coba produksi skala besar,” kata Prabowo.
“Ajukan biaya untuk produksinya. Kita usahakan semua upaya, ya. Berarti yang kita water bomb bukan water bomb, ubi bombing.”
Sang presiden kemudian meminta petugas menguji coba pemadaman menggunakan ubi bersakala besar untuk mengukur efektivitasnya.***
Penulis : Red
Editor : Redaksi
Sumber Berita: Nasional















