Stakeholder Riau Sepakat Perkuat Pengawalan dan Standar Keamanan Program MBG

- Penulis

Rabu, 26 Agustus 2026 - 16:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pekanbaru | ᴄʏʙᴇʀxᴘᴏꜱᴛ.ᴄᴏᴍ – Kepolisian Daerah (Polda) Riau bersama Pemerintah Provinsi Riau melalui Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan, Dinas Pangan Tanaman Pangan dan Hortikultura, serta Koordinator Wilayah Badan Gizi Nasional (BGN) Provinsi Riau menegaskan komitmen bersama dalam menjaga keberlangsungan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi masyarakat, khususnya pelajar sebagai penerima manfaat utama.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui penguatan sinergi lintas sektor sebagai langkah strategis dalam menghadapi dinamika operasional di lapangan, termasuk kondisi sejumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang tengah mengalami suspend atau penghentian sementara operasional. Meski demikian, pemerintah memastikan kondisi tersebut tidak akan mengganggu distribusi MBG kepada masyarakat.

Perwakilan pemerintah daerah menegaskan bahwa seluruh dapur SPPG yang masih beroperasi wajib menjalankan proses pengelolaan dan pendistribusian makanan sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang telah ditetapkan. Penerapan SOP ini mencakup pemilihan bahan pangan yang berkualitas, proses pengolahan yang higienis, serta distribusi yang tepat waktu guna menjaga kualitas dan keamanan pangan bagi para penerima manfaat.

Selain itu, langkah evaluasi menyeluruh terus dilakukan terhadap dapur SPPG yang belum memenuhi standar. Pemerintah bersama pemangku kepentingan terkait melakukan pembinaan berkelanjutan, meliputi peningkatan higiene sanitasi, penguatan sistem pengawasan, serta pelatihan bagi pengelola dapur. Upaya ini bertujuan memastikan seluruh unit layanan memenuhi ketentuan yang berlaku dan mampu memberikan layanan secara optimal.

Baca Juga:  Masyarakat Menduga Adanya Penyelewengan dan Penyalahgunaan Dana Anggaran BUMDes Lubuk Raja

Polda Riau turut berperan aktif dalam pengawasan dan pengawalan distribusi program MBG, guna memastikan tidak terjadi penyimpangan serta menjamin program berjalan transparan dan tepat sasaran. Keterlibatan aparat kepolisian juga menjadi bagian dari upaya menjaga stabilitas dan kepercayaan publik terhadap program strategis nasional ini.

Di sisi lain, Pemerintah Provinsi Riau membuka ruang koordinasi intensif dengan berbagai pihak, termasuk instansi vertikal, pemerintah kabupaten/kota, serta mitra penyedia bahan pangan. Kolaborasi ini diharapkan mampu memperkuat rantai pasok, menjaga ketersediaan bahan baku, serta memastikan distribusi makanan bergizi tetap berjalan lancar di seluruh wilayah.

Program MBG sendiri merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas gizi masyarakat, menekan angka stunting, serta mendukung tumbuh kembang generasi muda yang sehat dan produktif. Oleh karena itu, keberlanjutan program ini menjadi prioritas bersama yang memerlukan dukungan dari seluruh elemen.

Dengan langkah kolaboratif, pengawasan ketat, serta komitmen yang kuat dari seluruh stakeholder, Pemerintah Provinsi Riau optimistis Program Makan Bergizi Gratis dapat terus berjalan secara berkelanjutan. Meskipun menghadapi tantangan operasional seperti suspend SPPG, sinergi lintas sektor diyakini mampu menjaga kualitas layanan dan memastikan manfaat program tetap dirasakan oleh masyarakat luas.

Penulis : S'via

Editor : Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel cyberxpost.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Aliansi Pemuda dan Masyarakat Riau Gelar Aksi Damai di Kejati Riau: Desak Evaluasi Hukum Pengelolaan Parkir, Cegah Penyalahgunaan Wewenang
Bitcoin Sentuh US$80.000: INDODAX Ingatkan Investor Tetap Perhatikan Dinamika Pasar
Warga Meminta Kapolres Melalui Jajaran Polsek Aek Kota Batu Segera Tangkap Bandar Yang Masih Bebas Eksis Menjalankan Bisnis Haram Diwilayahnya
DIDUGA BELUM BERFUNGSI: Sarana Pengaduan Puskesmas Pasar Surulangun Rawas Diklaim Ada Tapi Belum Diverifikasi
Prabowo Dorong Ubi Bombing Untuk Padamkan Karhutla, Minta Produksi Tepung Skala Besar
Presiden RI Prabowo Perintahkan Cabut Izin Konsesi Korporasi Karhutla, Ketum KMPKS: Berani?
Karang Taruna Kecamatan Rumbai Soroti Kondisi Asap di Kota Pekanbaru
LEPPAMI Pekanbaru Soroti Bencana Karhutla dan Ancaman Kerusakan Lingkungan di Riau
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 27 Agustus 2026 - 20:19 WIB

Aliansi Pemuda dan Masyarakat Riau Gelar Aksi Damai di Kejati Riau: Desak Evaluasi Hukum Pengelolaan Parkir, Cegah Penyalahgunaan Wewenang

Kamis, 27 Agustus 2026 - 16:27 WIB

Bitcoin Sentuh US$80.000: INDODAX Ingatkan Investor Tetap Perhatikan Dinamika Pasar

Kamis, 27 Agustus 2026 - 14:23 WIB

Warga Meminta Kapolres Melalui Jajaran Polsek Aek Kota Batu Segera Tangkap Bandar Yang Masih Bebas Eksis Menjalankan Bisnis Haram Diwilayahnya

Kamis, 27 Agustus 2026 - 10:38 WIB

DIDUGA BELUM BERFUNGSI: Sarana Pengaduan Puskesmas Pasar Surulangun Rawas Diklaim Ada Tapi Belum Diverifikasi

Rabu, 26 Agustus 2026 - 17:29 WIB

Prabowo Dorong Ubi Bombing Untuk Padamkan Karhutla, Minta Produksi Tepung Skala Besar

Berita Terbaru