Pelalawan | cyberxpost.com – Maraknya Operasi Galian C di Kelurahan Pangkalan Lesung, Kecamatan Pangkalan Lesung, Kabupaten Pelalawan, Provinsi Riau. di duga sudah lama beroperasi tanpa memiliki izin dari Pemerintah Kabupaten Pelalawan. Senin, 28/07/2025.
Pada waktu bertemu dengan pemilik Galian C tersebut? team awak media izin menanyakan kepada bapak “ABU” (si pemilik tambang Galian C) dan ternyata jawaban dari pak abu tidak mengindahkan atau tidak merespon dengan baik, hingga beliau menjawab dengan bahasa yang tidak senonoh; dengan meng-anjing-anjingkan para media, dan tidak takut sama siapapun mau wartawan dan Bupati Pelalawan sekalipun (Zukri ) dia sudah kenal sama mereka-mereka itu,” (Ujar “ABU) Pemilik tambang Galian C tersebut.
Sesuai bukti yang berupa dokumentasi rekaman Video yang ada di tangan team awak Media saat mewawancarai pemilik dan pengelolah tambang Galian C tersebut.
Aktivitas Tambang/Galian C tersebut di duga ilegal (tidak memiliki izin) yang beroperasi dilokasi di wilayah Hukum Kabupaten Pelalawan,
harapan besar team awak media agar pemerintah kabupaten Pelalawan, dan juga pihak kepolisian polsek pangkalan lesung dan terlebih-lebih Polresta Pelalawan, agar bisa mengusut tuntas kasus penambangan/ galian c yang di duga ilegal ini, dan sesuai dengan penemuan team awak media di tempat bahwasanya pemilik tambang Galian C tersebut hanya bermodalkan sistem premanisme dan bermodalkan bahasa bahasa yang tidak senonoh, tanpa memiliki izin atau pengawasan dari pihak pemerintah atau pihak yang ber wewenang.
Operasi pertambangan Galian C ini pun beroperasi di dalam kawan hutan hijau kecil yang bertepatan sekitar 15-20 Meter dari Pinggir Jalan umum, berlokasi di KM 40 Kelurahan Pangkalan Lesung.
Dan setelah team awak media melakukan tugas untuk memohon izin kepada pak “abu” nama panggilan sehari-harinya, (si pemilik tambang) agar di perjelas secara detail tentang kegiatan Tambang nya,Namun beliau tidak hanya memaki-maki atau meng”Anjing-anjing kan para team media bahkan beliau sempat meminta parang kepada anaknya untuk mengancam para team awak media pada waktu beliau di wawancarai.
Dan setelah itu team awak media meminta izin kepada beliau agar kegiatan pertambangan ini bisa di liput dan di laporkan langsung kepada bupati Pelalawan, dan dengan nada emosional dan bahasa yang tidak baik beliau mengiyakan, silahkan saja mau sama siapapun saya tidak takut mau Bupati Pelalawan (Zukri) bahkan ke Presiden sekalipun,” Ujarnya
Lalu setelah itu team awak media keluar dari kawasan hutan tersebut, dan dengan sigap awak media langsung mengkonfirmasi ke pada Pemerintah Kabupaten Pelalawan “Zukri Misran” melalui WhatsApp pribadinya, Namun sampai saat ini respon dari Bupati Pelalawan (Zukri) tidak ada balasan hingga berita ini di terbitkan.*team*















