NiasUtara | CYBERXPOST.com – Sangat apresiasi dengan Kinerja Pemkab Nias Utara; dan juga sangat disayangkan jika pekerjaan yang dilakukan oleh Rekanan Perusahaan CV Tiga Putra, “Direktur Agustinus Zega” ini , “gegara kurangnya pengawasan Dinas (PUTR) Kabupaten Nias Utara, Jika Kegiatan tersebut tidak sesuai dengan spek. “Dengan Anggaran Dana Sekitaran 2,166 miliar (2,166m) rupiah. Rabu, (18/02/26).
“Terhadap proyek kegiatan pembangunan Rehabilitasi jembatan, dan pengerasan jalan, juga struktur pengerasan beton, juga penyusunan batu di kawat Bronjong yang kurang sesuai spesifikasi dan pekerjaan lainnya.
Diduga pekerjaan tersebut di lakukan asal jadi atau tidak sesuai spek yang seharusnya. Tidak sesuai dengan apa yang di harapkan oleh warga setempat, juga tokoh masyarakat setempat.
“Untuk mendapatkan kepastian aduan masyarakat, beberapa awak media Pers dan LSM turun langsung melihat kondisi pekerjaan tersebut, dan terlihat jelas pemasangan besi atau pelekatan las ada hanya satu dua titik las di tiap-tiap siku-siku besi, atau tidak menyeluruh di penuhi cucuk api las.
“Penahanan kekuatan besi H panjang dan bukan hanya itu, ujung besi H sebelah kiri dan kanan pemasangannya jauh berbeda. Bukan hanya itu, pembangunan tembok ujung dan tembok penahan tengah jembatan penahan besi H masih di pakai beton lama yang sebelumnya. Yang di dikuatirkan akan cepat rapuh, karena kualitas bangunan sebelumnya sudah di makan usia.
“Tidak selesai sampai situ, beberapa awak media Pers dan LSM melihat kondisi pekerjaan pembangunan tembok penahan atau kawat Bronjong yang isiannya, batunya di buat hanya batu kecil pecah yang bisa di cungkil pakai jari tangan pun bisa lepas dari kawat jaringan Bronjong tersebut.
“Begitu juga dengan Drainase (parit betonnya), masih terpakai sebagian beton lama dan campuran semen pasangan untuk pelekatan batu tidak sesuai dengan yang diharapkan.
“sangat terlihat jelas dengan warna beton Drainase parit tersebut juga memakai semen bermerek murah seperti semen (merah putih, semen bermerek dinamik). “yang seharusnya paling tidak semen bermerek, semen Padang yang kualitasnya bagus, daripada semen bermerek murah tersebut.
Dengan demikian, dari hasil pemantauan di lapangan oleh Awak Media Pers dan LSM, Meminta tanggapan dari salah satu pihak masyarakat termasuk tokoh masyarakat untuk mendapatkan tanggapan mereka.
“Dan masyarakat menyatakan bahwa mereka juga sangat kecewa dengan proses penanganan proyek yang cukup banyak memakan atau memakai Dana anggaran kurang lebih 2 miliar tersebut. “dengan tidak adanya kualitas bangunannya untuk jangka panjang” dan di kuatirkan akan cepat rusak.
“Dan juga beberapa masyarakat mengatakan bahwa, program proyek ini di miliki oleh Kepala Dinas (PUTR) Kabupaten Nias Utara, sedangkan rekanan hanyalah yang menjalankan perintah dari pada Kepala Dinas (PUTR) Kabupaten Nias Utara Tersebut. Masyarakat juga menduga dan menilai adanya praktik kong kali kong dengan rekan pemborongnya, “Dengan mengurangi kualitas bangunan tersebut.
“Dengan demikian, tanggapan masyarakat untuk Pemerintah Kabupaten Nias Utara juga Provinsi Sumatera Utara, juga Pusat, supaya pekerjaan proyek kegiatan pembangunan Rehabilitasi jembatan dan pengerasan jalan juga struktur pekerjaan pengerasan beton dan pekerjaan lainnya, jangan menjadi ajang lahan keuntungan dari pihak terkait. “Guna memperoleh keuntungan yang lebih besar”. Karena itu hak rakyat dan pajak yang dipungut dari masyarakat,” Ujar Masyarakat
Kemudian, lanjut awak Media dan Lsm melakukan upaya konfirmasi terkait kegiatan tersebut kepada pihak terkait, pada Dinas (PUTR) Nias Utara, “Jawabnya” “Sudah sesuai spek dan tidak ada kesalahan” Ujarnya.**
Penulis : Team Redaksi
Editor : Redaksi















