Dirjen Bina Bangda Kemendagri Ingatkan Pengelolaan Anggaran Harus By Design

- Penulis

Sabtu, 7 Februari 2026 - 08:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, cyberxpost.com – Direktur Jenderal (Dirjen) Bina Pembangunan Daerah (Bangda) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Restuardy Daud mengajak jajarannya menerapkan pengelolaan anggaran by design, yakni direncanakan, dilaksanakan, serta dikawal hingga tahap pertanggungjawaban. Sabtu, (07/02/26).

“Artinya pengelolaan anggaran ini merupakan momentum untuk mendorong pertumbuhan dan penggunaan anggaran yang bisa dirasakan langsung manfaatnya bagi masyarakat melalui pemerintahan daerah,” ungkap Restuardy pada acara Bangda Awards di Gedung Direktorat Jenderal (Ditjen) Bina Bangda Kemendagri, Jakarta, Jumat (6/2/2026).

Pada acara Bangda Awards, selain memberikan penghargaan atas pengelolaan anggaran, juga dilakukan penandatanganan Perjanjian Kinerja Ditjen Bangda Tahun 2026 oleh Dirjen, Sekretaris, dan para Direktur di lingkungan Ditjen Bina Bangda Kemendagri.

Restuardy menjelaskan, pada tahun 2026, anggaran Ditjen Bina Bangda Kemendagri mengalami peningkatan signifikan dibanding tahun 2025, yakni sebesar Rp459 miliar. Adapun realisasi anggaran tahun 2025 mencapai 99,6 persen.

“Karena itu, saya berharap tahun 2026, minimal pencapaiannya 99,7,” kata Restuardy.

Terkait pengelolaan anggaran, Restuardy mengingatkan tentang arahan Presiden Prabowo mengenai pentingnya mewujudkan negara yang sejahtera. Dalam konsep tersebut, pemerintahan memegang peran utama dalam melindungi dan menjamin kesejahteraan sosial-ekonomi warganya melalui penyediaan pendidikan, layanan kesehatan, asuransi sosial, dan jaminan hari tua.

Baca Juga:  Perusahaan Pabrik Kelapa CV. Tani Kelapa Jaya di Nias Utara Diduga Menampung Penjualan Kayu Secara Ilegal Dari Masyarakat Sekitar

“Sistem ini bertujuan menciptakan persamaan kesempatan, pemerataan pendapatan, dan keadilan,” sambung Restuardy.

Di sisi lain, Restuardy juga menyampaikan arahan Presiden Prabowo dan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian ihwal pentingnya kompetensi dan loyalitas aparatur sipil negara (ASN). Menurutnya, ASN perlu melaksanakan tugas yang diberikan secara profesional.

“Seharusnya kita semua komitmen terhadap semua tugas yang diberikan kepada kita. Ini saya ingatkan kepada kita semua,” kata Restuardy.

Menurut Restuardy, pada prinsipnya dalam manajemen sumber daya manusia (SDM), bentuk-bentuk karakter terbagi menjadi dua, yakni kompeten dan loyal. Kompeten berarti mampu mengerjakan tugas dengan baik. Sedangkan loyal berarti mampu melaksanakan apa yang menjadi tugasnya. Ia menekankan, kompetensi dapat dibangun melalui serangkaian pelatihan, seminar, dan sebagainya. Sementara itu, loyalitas dapat terbangun melalui motivasi yang diberikan. Idealnya, kata Restuardy, aparatur yang baik adalah yang kompeten dan loyal.

“Inilah pekerjaan rumah masing-masing atasan untuk membangun loyalitas. Kalau soal kompetensi bisa dibangun dengan memberikan pelatihan. Tapi khusus loyalitas hanya bisa dilakukan dengan cara memotivasinya,” tandasnya.

Penulis : Puspen Kemendagri

Editor : Redaksi

Sumber Berita: Puspen Kemendagri

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel cyberxpost.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Puncak GROW 2026 di Kuansing, SKK Migas dan KKKS Wilayah Riau Sukses Tuntaskan Gerakan Hijau di 12 Kabupaten/Kota se-Riau
IAS Hospitality dan INDODAX Jalin Kemitraan Strategis Untuk Menghadirkan Privilege Airport Lounge Bagi Member
Masyarakat Pertanyakan Realisasi Dana Desa Tahun 2025 di Desa Marao
Humas SPBU Codo 13.293.624 Diduga Memiliki 5 Mobil Pelangsir BBM Subsidi
Mahasiswa Labuhanbatu di Aceh Siap Berkontribusi untuk Pembangunan Daerah
Kinerja Jajaran Beacukai Kota Pekanbaru Di Pertanyakan, Rokok Ilegal Masih Beredar Bebas
Masyarakat Pertanyakan Pengawasan BPD dan Pengelolaan Dana Desa
Diduga Terjadinya Merangkap Jabatan Ketua BPD Desa Marao Jadi Sorotan Masyarakat
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 17:20 WIB

Puncak GROW 2026 di Kuansing, SKK Migas dan KKKS Wilayah Riau Sukses Tuntaskan Gerakan Hijau di 12 Kabupaten/Kota se-Riau

Rabu, 10 Juni 2026 - 17:08 WIB

IAS Hospitality dan INDODAX Jalin Kemitraan Strategis Untuk Menghadirkan Privilege Airport Lounge Bagi Member

Rabu, 10 Juni 2026 - 15:24 WIB

Masyarakat Pertanyakan Realisasi Dana Desa Tahun 2025 di Desa Marao

Rabu, 10 Juni 2026 - 10:21 WIB

Humas SPBU Codo 13.293.624 Diduga Memiliki 5 Mobil Pelangsir BBM Subsidi

Selasa, 9 Juni 2026 - 12:31 WIB

Mahasiswa Labuhanbatu di Aceh Siap Berkontribusi untuk Pembangunan Daerah

Berita Terbaru