Kapolres Pelalawan Pimpin Launching Penggunaan Tanjak dan Selempang Personil Polres Pelalawan

- Penulis

Jumat, 20 Februari 2026 - 11:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PELALAWAN | CYBERXPOST.com Kapolres Pelalawan AKBP John Louis Letedara SIK memimpin apel Launching Penggunaan Tanjak dan Selempang bagi personil Polres Pelalawan, di halaman Mapolres Pelalawan, Jumat (20/02/2026) pagi.

Kegiatan penyematan oleh perwakilan personil Polisi Laki-Laki (Polki) disemakan tanjak dan personil polisi wanita (Polwan) dipasangkan selempang oleh Kapolres AKBP John, di saksikan Lembaga Adat Melayu (LAM) kabupaten Pelalawan.

“Kegiatan tersebut merupakan bentuk komitmen Polres Pelalawan dalam mendukung pelestarian budaya melayu sebagai kearifan lokal yang menjadi identitas masyarakat Riau,” ujar Kapolres Pelalawan.

Dalam apel tersebut, turut hadir, Wakapolres Pelalawan, Kompol Asep Rahmat SH SIK, para Pejabat Utama (PJU) Polres Pelalawan serta perwakilan seluruh fungsi personil Polres Pelalawan.

Dipaparkan AKBP John Letedara, membacakan amanat Kapolda Riau, bahwa ini sebagai momentum penting dalam memperkuat pendekatan budaya (cultural approach) Polri kepada masyarakat Riau sekaligus mempertegas komitmen profesionalisme institusi.

“Penggunaan tanjak dan selempang bukan sekadar penambahan atribut seremonial, melainkan memiliki makna filosofis yang mendalam. Bahwa dalam khazanah Melayu, tanjak merupakan simbol marwah dan kehormatan. Tanjak merepresentasikan kedewasaan sikap, ketertiban berpikir, ketegasan karakter, serta komitmen menjaga adab dalam setiap tindakan,” ungkap Kapolres Pelalawan.

Apalagi, setiap lipatan tanjak mencerminkan ketegasan dalam mengambil keputusan dan kerapian dalam mempertimbangkan langkah. Seorang laki-laki Melayu yang mengenakannya dituntut menjaga integritas pribadi dan tanggung jawab sosialnya.

Sedangkan selempang kata AKBP John, dalam perspektif adat Melayu melambangkan amanah yang dipikul. Posisinya yang melintang di dada mengandung pesan moral bahwa setiap tugas harus dijalankan dengan keberanian, kejujuran, dan keteguhan.

“Jadi kedua simbol tersebut menegaskan dua dimensi tanggung jawab yang melekat pada setiap anggota Polri, yakni tanggung jawab konstitusional sebagai aparat penegak hukum dan tanggung jawab kultural sebagai bagian dari masyarakat Melayu,” ujarnya.

Kapolres juga menegaskan, bahwa profesionalitas kepolisian dan kearifan lokal bukanlah dua kutub yang saling berlawanan. Tapi sebaliknya, keduanya merupakan kekuatan yang saling menguatkan demi terwujudnya keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di Provinsi Riau, khususnya di kabupaten Pelalawan.

Baca Juga:  Kebal Hukum: SPBU 14.284.655 Simpang Pulai Terang-terangan Lakukan Aksi Praktik Ilegal Mafia BBM Bersubsidi

“Pendekatan berbasis budaya akan membangun kedekatan emosional antara Polri dan masyarakat, sehingga kepercayaan publik (public trust) dapat semakin kokoh. Apalagi kekuatan utama Polri terletak pada kepercayaan masyarakat. Tanpa public trust, setiap tindakan kepolisian akan sulit memperoleh legitimasi,” tutur AKBP John.

Oleh karena itu penggunaan tanjak dan selempang ini bukan sekadar simbol seremonial, tapi melainkan wujud nyata penghormatan terhadap budaya melayu yang sarat dengan nilai-nilai adat, etika, dan marwah.

“Polri sebagai institusi yang bertugas melindungi, mengayomi, dan melayani masyarakat harus selaras dengan nilai budaya setempat. Jadi melalui kegiatan ini, kita ingin menunjukkan bahwa Polri hadir tidak hanya sebagai penegak hukum

Akan tetapi juga sebagai bagian dari masyarakat yang menjunjung tinggi adat dan budaya melayu,” tegas Kapolres.

Dengan dilaksanakannya launching ini, diharapkan semakin mempererat sinergi antara Polri dan Lembaga Adat Melayu Riau, serta memperkuat citra Polri yang humanis, berbudaya dan dekat dengan masyarakat.

Mengakhiri amanat Kapolda Riau, AKBP John memohon agar seluruh personel dapat menjaga integritas dan terus mengedepankan pelayanan publik yang responsif dan berkeadilan, sehingga Polri semakin dicintai dan dipercaya masyarakat.

“Dengan peluncuran ini, mari kita berkomitmen untuk menghadirkan institusi kepolisian yang tidak hanya profesional dalam penegakan hukum, tetapi juga selaras dengan identitas budaya daerah sebagai bagian dari harmonisasi antara negara dan masyarakat,” tutur Kapolres Pelalawan lagi.

Sementara itu, Timbalan Satu Ketua Harian DPH LAM Kabupaten Pelalawan, Datuk H Jasfaar bangga dan memberikan apresiasi langkah Polda Riau dan Polres Pelalawan yang mengenakan tanjak dan selempang.

“Dengan mengenakan tanjak dan selempang oleh personel Polri. Ini simbol akan akan menambah rasa tanggung jawab dalam menjalankan tugasnya, sekaligus menjadi bentuk penghormatan terhadap adat dan budaya Melayu di Riau. Sebagaimana pepatah mengatakan di mana bumi dipijak, di situ langit dijunjung,” pungkas Datuk H Jasfaar.***

Penulis : Leni Marlina

Editor : Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel cyberxpost.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Operasi PETI Polda Riau: 29 Kasus Terbongkar, 1.167 Rakit Tambang Ilegal Di Musnahkan
Semarakkan HBP ke-62, Lapas Narkotika Rumbai Gelar Layanan Pemeriksaan Kesehatan Gratis Bagi Masyarakat
Bitcoin Menguat Mendekati US$79.500, INDODAX: Momentum Positif di Tengah Dinamika Geopolitik
Sidang Gubri Nonaktif Abdul Wahid Di Hadiri Ketua MPW PP Riau Anto Rachman Beserta Ratusan Kader PP
Dugaan Korupsi Fiktif Di Sekretariat DPRD Kota Pekanbaru, Saksi Ahli Sebut Terdakwa Rintangi Penyelidikan
Didampingi Ratusan Kader PP, Arsadianto Rachman Saksikan Sidang Abdul Wahid, Musliadi: Ini Tambahan Energi Positif
Dorong Ekosistem Kripto Yang Inklusif, INDODAX Resmikan Perluasan Kantor Baru di Bali
AKSI DAMAI FARPKeN DI KEJARI GUNUNGSITOLI BERUJUNG RICUH, DIDUGA DIPICU OKNUM PEGAWAI
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 23 April 2026 - 20:59 WIB

Operasi PETI Polda Riau: 29 Kasus Terbongkar, 1.167 Rakit Tambang Ilegal Di Musnahkan

Kamis, 23 April 2026 - 16:10 WIB

Semarakkan HBP ke-62, Lapas Narkotika Rumbai Gelar Layanan Pemeriksaan Kesehatan Gratis Bagi Masyarakat

Kamis, 23 April 2026 - 14:00 WIB

Bitcoin Menguat Mendekati US$79.500, INDODAX: Momentum Positif di Tengah Dinamika Geopolitik

Kamis, 23 April 2026 - 11:31 WIB

Sidang Gubri Nonaktif Abdul Wahid Di Hadiri Ketua MPW PP Riau Anto Rachman Beserta Ratusan Kader PP

Kamis, 23 April 2026 - 11:22 WIB

Dugaan Korupsi Fiktif Di Sekretariat DPRD Kota Pekanbaru, Saksi Ahli Sebut Terdakwa Rintangi Penyelidikan

Berita Terbaru