Ketika Banjir Menguji Kemanusiaan, Perawat RSUD Zainoel Abidin Hadir Membawa Harapan

- Penulis

Sabtu, 20 Desember 2025 - 14:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Teks Foto: Di tengah sunyi pascabanjir, DPK PPNI RSUD dr. Zainoel Abidin Banda Aceh menjahit kembali harapan warga Aceh Utara melalui aksi kemanusiaan, Sabtu (20/12/2025).

i

Teks Foto: Di tengah sunyi pascabanjir, DPK PPNI RSUD dr. Zainoel Abidin Banda Aceh menjahit kembali harapan warga Aceh Utara melalui aksi kemanusiaan, Sabtu (20/12/2025).

Banda Aceh, CyberXpost.com – Air memang telah surut, tetapi cerita yang ditinggalkannya masih mengalir di hati banyak orang. Rumah-rumah yang porak-poranda, rutinitas yang terhenti, dan kelelahan batin yang sunyi menjadi saksi betapa bencana tidak hanya menguji fisik, tetapi juga keteguhan jiwa.

Di ruang inilah, kepedulian hadir sebagai bahasa bersama menyatukan mereka yang terdampak dengan mereka yang memilih untuk peduli. Tidak menunggu waktu lama.

Dewan Pengurus Komisariat (DPK) Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) RSUD dr. Zainoel Abidin Banda Aceh turun langsung ke wilayah terdampak banjir di Kabupaten Aceh Utara. Kehadiran mereka bukan sekadar membawa bantuan, melainkan juga menyampaikan pesan bahwa masyarakat tidak sendirian menghadapi musibah ini.

Dengan semangat solidaritas dan empati, bantuan disalurkan ke Gampong Alue Geudong dan Gampong Cot Ulaya di Kecamatan Baktiya, serta Gampong Biyara Barat di Kecamatan Tanah Jambo Ayee wilayah yang tercatat mengalami dampak paling berat. Para perawat hadir menyusuri permukiman warga, menegaskan peran mereka melampaui ruang-ruang pelayanan medis.

Aksi kemanusiaan tersebut merupakan bagian dari program “DPK ZA Peduli Bencana”, sebuah inisiatif yang dirancang untuk merespons cepat setiap bencana alam di Aceh. Program ini tidak hanya menyasar masyarakat umum, tetapi juga memberi perhatian kepada tenaga perawat yang turut terdampak.

Ketua DPK PPNI RSUD dr. Zainoel Abidin Banda Aceh, Ns. Zulfitri, M.Kep, mengungkapkan bahwa banjir kali ini berdampak luas, termasuk bagi lingkungan internal rumah sakit.

“Sebanyak 42 perawat kami terdampak langsung oleh banjir,” ujar Zulfitri. “Karena itu, program ini kami fokuskan pada dua hal: memberikan santunan kepada perawat yang terdampak, serta menyalurkan bantuan kepada masyarakat berupa sembako, air mineral, dan pakaian layak pakai.”

Baca Juga:  Minggu Kasih: Polda Riau dan Polresta Pekanbaru Serahkan Bibit Pohon Kepada Tokoh Gereja di Kecamatan Tenayan Raya Kelurahan Tuah Negeri

Seluruh bantuan tersebut bersumber dari solidaritas para perawat dan tenaga kesehatan RSUD dr. Zainoel Abidin. Bagi Zulfitri, inisiatif ini mencerminkan jati diri profesi perawat bekerja bukan semata dengan keterampilan klinis, tetapi juga dengan kepekaan nurani.

“Dalam situasi darurat, perawat memiliki tanggung jawab moral dan sosial untuk hadir membantu masyarakat. Turun langsung ke lokasi bencana adalah bagian dari pengabdian kami,” tegasnya, Sabtu (20/12/2025).

Lebih dari sekadar penyaluran bantuan, kegiatan ini menjadi ruang penguatan empati dan kebersamaan antarsesama perawat. Di saat yang sama, kehadiran mereka di tengah masyarakat mempertegas peran strategis profesi perawat dalam membangun ketahanan sosial di tengah krisis.

DPK PPNI RSUD dr. Zainoel Abidin Banda Aceh menyadari bahwa bantuan yang diberikan mungkin belum mampu sepenuhnya menutup luka akibat bencana. Namun, mereka percaya, kehadiran dan kepedulian dapat menjadi penguat moral bagi warga yang tengah berupaya bangkit.

“Semoga bantuan ini dapat meringankan beban saudara-saudara kita dan menjadi pengingat bahwa harapan selalu ada, bahkan setelah bencana,” kata Zulfitri.

Ke depan, DPK PPNI RSUD dr. Zainoel Abidin Banda Aceh menegaskan komitmennya untuk terus hadir dalam setiap aksi sosial dan kemanusiaan.

“Dalam setiap bencana, kami ingin tetap berdiri bersama masyarakat bukan hanya sebagai tenaga kesehatan, tetapi sebagai sesama manusia yang saling menjaga dan menguatkan,” pungkasnya.**

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel cyberxpost.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemuda Pancasila PAC Marpoyan Damai Berbagi Takjil; Pererat Solidaritas Kader di Bulan Ramadhan
Diduga Penganiayaan dan Kekerasan Pada Anak; Keluarga Resmi Melaporkan ke Polres Pelalawan
Dugaan Penganiayaan Anak di Pangkalan Kerinci Resmi Dilaporkan ke Polres Pelalawan
Komnas PA Pelalawan Kecam Aksi Main Hakim Sendiri Terhadap Anak, Minta Aparat Penegak Hukum Bertindak Tegas
Perayaan Cap Go Meh 2026 di Klenteng Hock Siu Kong, Ribuan Warga Padati Lokasi dan DiHadiri Kapolres Siak
Polres Pelalawan Jadi Lokasi Penelitian Puslitbang Polri Tentang Penanganan Unjuk Rasa
SPBU 14.283.690 Jalintim Desa Dundangan Dilaporkan ke Polres Pelalawan
Lapas Selatpanjang Tegaskan Komitmen Zero Pungli dan Perkuat Kamtib dalam Pengarahan Kepada Warga Binaan
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 14 Maret 2026 - 22:56 WIB

Pemuda Pancasila PAC Marpoyan Damai Berbagi Takjil; Pererat Solidaritas Kader di Bulan Ramadhan

Sabtu, 14 Maret 2026 - 09:13 WIB

Diduga Penganiayaan dan Kekerasan Pada Anak; Keluarga Resmi Melaporkan ke Polres Pelalawan

Sabtu, 14 Maret 2026 - 07:53 WIB

Dugaan Penganiayaan Anak di Pangkalan Kerinci Resmi Dilaporkan ke Polres Pelalawan

Jumat, 13 Maret 2026 - 13:52 WIB

Komnas PA Pelalawan Kecam Aksi Main Hakim Sendiri Terhadap Anak, Minta Aparat Penegak Hukum Bertindak Tegas

Kamis, 5 Maret 2026 - 07:51 WIB

Perayaan Cap Go Meh 2026 di Klenteng Hock Siu Kong, Ribuan Warga Padati Lokasi dan DiHadiri Kapolres Siak

Berita Terbaru