Pekanbaru | ᴄʏʙᴇʀxᴘᴏꜱᴛ.ᴄᴏᴍ – Setelah aksi demo anggota satgas DPD Provinsi RIAU yang di pimpin langsung oleh dansatgas PENDI di ikuti oleh sekretaris satgas Julianto Candra pada hari Jumat ( 24/07/2026 ) yang berniat melengserkan ketua DPD bapak Martin Purba, maka Ketua DPD menerbitkan SK PTDH untuk mereka.
SK tersebut diterbit oleh ketua Martin kepada mereka setelah ketua Martin berkoordinasi dengan 8 ketua PAC yang diminta ketua Martin untuk berkumpul di reatoran Hotel Furaya .
Setelah 8 Ketua PAC mencapai kesepakatan, Ketua martin meminta arahan ke Ketum kita bapak H Hercules Rozario Marshal dan sekjen DPP bapak H Zulfikar melalui telfon seluler, dan ketum menyatakan bahwa ” Jikalau ada anggota yang tidak patuh dan tidak mengikuti perintah berhentikan saja, ketum berharap GRIB di provinsi RIAU bisa maju dan berkembang.
Sebenarnya aksi yang di awaki oleh PENDI selaku Dansatgas ini sangat fatal bisa dibilang sangat memalukan dan mencoreng marwah organisasi, aksi yang sangat mengecewakan Ketum dan Sekjen DPP ini baru pertama kali dalam sejarah sejak GRIB berdiri.
Setelah SK di keluarkan Ketua OkK bapak Nelson Manalu SH, Humas bapak Marcos beserta rekan-rekan satgas melakukan konferensi pers terkait penerbitan SK PTDH Sekda Imelda Samsi, Dansatgas Pendi dan sekretaris Satgas Julianto Candra yang mana sejak SK diterbitkan mereka tidak lagi di perbolehkan untuk mengenakan atribut dan nama GRIB jikalau mereka ketahuan masih menggunakan atribut dan nama GRIB mereka akan di tindak ke jalur hukum
SK ini di tembuskan ke beberapa instasi dinas agar mereka tidak bisa menyalah gunakan atribut dan nama GRIB lagi.
Dan bagi rekan- rekan GRIB mari kita besarkan organisasi kita ini jangan mau di Provokasi oleh oknum yang tidak bertanggung jawab yang akan merugikan diri kita sendiri.***
GRIB… JAYA… JAYA… JAYA
KALAU IKUT JANGAN TAKUT,
KALAU TAKUT JANGAN IKUT
Penulis : S'via















