Wabah Mematikan Menyerang! Penyakit Jembrana Merebak di Bathin Betuah, Beberapa Sapi Warga Sudah Mati

- Penulis

Rabu, 8 April 2026 - 17:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bengkalis, Cyberxpost.com – Upaya pencegahan dan penanganan penyebaran penyakit mematikan Jembrana pada ternak sapi digencarkan di Desa Bathin Betuah, Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis. Petugas kesehatan hewan turun langsung melakukan vaksinasi massal menyusul adanya laporan kematian ternak akibat virus tersebut.

 

Kegiatan vaksinasi dilaksanakan pada Rabu, 8 April 2026, mulai pukul 08.30 WIB. Tim yang dipimpin oleh drh. Puja dan Edi Wahyudi dari Puskeswan Mandau ini menargetkan vaksinasi terhadap 100 ekor sapi milik kelompok tani maupun warga sekitar.

 

Langkah ini diambil sebagai respons darurat karena penyakit Jembrana diketahui memiliki tingkat kematian yang sangat tinggi dan sudah mulai menyebar di wilayah tersebut. Beberapa sapi milik warga dilaporkan mati terserang virus yang menyerang spesifik sapi bergenetik Bali ini.

 

“Penyakit Jembrana disebabkan oleh virus yang hanya menyerang sapi dengan genetik Bali. Penularannya sangat cepat melalui perantara lalat,” jelas drh. Puja saat ditemui di lokasi.

 

Menurutnya, ketika lalat mengisap darah sapi yang sakit, kemudian berpindah ke sapi yang sehat, maka virus akan langsung menular. Hingga saat ini, penyakit ini belum memiliki obat penyembuh, sehingga pencegahan menjadi kunci utama.

Baca Juga:  Kabid Sospol IPM-KP Mendesak Camat Pelalawan Memanggil PT SHL Terkait CSR PENDIDIKAN DI Kecamatan Pelalawan

 

“Kalau sudah terkena, tidak ada obatnya. Kita hanya bisa mencegah dengan vaksin dan menjaga kebersihan. Tanda-tandanya sangat jelas, sapi akan mengalami demam tinggi, berak darah, hingga muncul keringat berwarna darah di sekujur tubuh. Selain itu, kelenjar di leher hingga selangkangan akan membengkak,” tambahnya.

Oleh karena itu, selain pemberian vaksin, petugas juga mengimbau masyarakat untuk memperhatikan kebersihan kandang dan menghindari perkembangbiakan lalat, misalnya dengan cara mengasapi kandang secara rutin.

 

Masyarakat juga dihimbau untuk berhati-hati jika ingin membeli atau memindahkan sapi dari luar daerah. “Pastikan asal-usul sapi jelas dan berasal dari daerah yang bebas Jembrana,” tegasnya.

 

Dalam pelaksanaannya, kegiatan ini merupakan program pemerintah yang didukung dengan ketersediaan 200 dosis vaksin. Seratus dosis digunakan untuk tahap pertama, dan sisanya disiapkan untuk dosis pengulangan atau booster guna memastikan kekebalan tubuh sapi terbentuk sempurna.

 

Diharapkan dengan adanya vaksinasi ini, penyebaran virus dapat segera dihentikan dan aset ternak warga bisa terlindungi dari ancaman kematian massal.

(Sunardi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel cyberxpost.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

SDN 49 Mandau Kabupaten Bengkalis Gelar Pembagian Laporan Hasil Belajar
Bitcoin Terkoreksi Pasca FOMC, INDODAX Ajak Investor Tetap Fokus pada Fundamental
Masyarakat Desa Marao Desak Transparansi Dana Desa 2026, Minta Program 2025 Yang Belum Jelas Dipertanggung Jawabkan
Afolo Gulo, S.H., CPP Soroti Proses Hukum Kasus Kematian Jance Zebua, Desak Pengungkapan Secara Transparan dan Tuntas
Kasus Pembunuhan Tragis Terhadap Agnis Jance Zebua Semakin Memanas!! 
Wabup Labuhanbatu Saksikan Perayaan 1 Suro di Desa Kampung Baru
Bupati Labuhanbatu Sambut Kepulangan 217 Jama’ah Haji Kloter 13 Di Asrama Haji Medan
Dana Desa 2026 Harus Transparan dan Tepat Sasaran, Masyarakat Marao Diminta Awasi Perencanaan dan Pelaksanaannya
Berita ini 44 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 19 Juni 2026 - 19:42 WIB

SDN 49 Mandau Kabupaten Bengkalis Gelar Pembagian Laporan Hasil Belajar

Jumat, 19 Juni 2026 - 19:36 WIB

Bitcoin Terkoreksi Pasca FOMC, INDODAX Ajak Investor Tetap Fokus pada Fundamental

Kamis, 18 Juni 2026 - 13:28 WIB

Masyarakat Desa Marao Desak Transparansi Dana Desa 2026, Minta Program 2025 Yang Belum Jelas Dipertanggung Jawabkan

Kamis, 18 Juni 2026 - 11:53 WIB

Afolo Gulo, S.H., CPP Soroti Proses Hukum Kasus Kematian Jance Zebua, Desak Pengungkapan Secara Transparan dan Tuntas

Kamis, 18 Juni 2026 - 06:56 WIB

Kasus Pembunuhan Tragis Terhadap Agnis Jance Zebua Semakin Memanas!! 

Berita Terbaru