Banjir Rendam Rumah Warga dan Sekolah, Bupati Afni Siapkan Strategi Jangka Panjang

- Penulis

Kamis, 18 Desember 2025 - 12:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Teks foto: Bupati Siak, Afni Zulkifli, meninjau langsung lokasi banjir di Kampung Mengkapan, Kecamatan Sungai Apit, Kamis (18/12/2025). Genangan setinggi lutut orang dewasa merendam permukiman dan fasilitas pendidikan, memaksa warga menyesuaikan aktivitas sehari-hari.

i

Teks foto: Bupati Siak, Afni Zulkifli, meninjau langsung lokasi banjir di Kampung Mengkapan, Kecamatan Sungai Apit, Kamis (18/12/2025). Genangan setinggi lutut orang dewasa merendam permukiman dan fasilitas pendidikan, memaksa warga menyesuaikan aktivitas sehari-hari.

Siak, Cyberxpost.com – Air yang terus meninggi di beberapa kampung di Kabupaten Siak kini menjadi perhatian serius. Banjir yang kian meluas menenggelamkan rumah penduduk dan fasilitas umum, memaksa Bupati Siak, Afni Zulkifli, turun langsung meninjau lokasi terdampak di Kampung Mengkapan, Kecamatan Sungai Apit. Langkah ini sekaligus menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk merancang solusi jangka panjang yang berkelanjutan.

Genangan setinggi lutut orang dewasa telah merendam 15 rumah warga dan SD Negeri 22 di Jalan Duku, Kampung Mengkapan. Aktivitas sehari-hari lumpuh, sementara anak-anak harus menempuh kegiatan belajar dalam kondisi terbatas. Warga, yang terkurung oleh air, menyambut hangat kunjungan Bupati.

“Sebagai warga, saya merasa diperhatikan. Saat musibah datang, Bupati datang langsung menemui kami. Ini bukti kepedulian beliau. Tidak penting apa yang dibawa, perhatian dan kehadiran itu sudah sangat berarti,” ungkap Sujarwo (65), salah seorang warga, Kamis (18/12/2025).

Dalam keterangannya, Bupati Afni menekankan bahwa seluruh jajaran pemerintah daerah, termasuk para asisten dan kepala OPD, telah diinstruksikan untuk turun ke kecamatan terdampak.

“Saya sudah menginstruksikan semua jajaran untuk turun langsung. Walaupun bantuan mungkin terbatas, kehadiran pemerintah dan kesediaan mendengar keluhan masyarakat adalah hal yang tak boleh absen,” tegas Afni.

Baca Juga:  Diduga Gudang Penimbunan Minyak Solar Subsidi Milik Frans Gultom Resahkan Warga dan Kebal Hukum?

Sebagai bupati perempuan pertama di Kabupaten Siak, Afni juga menekankan perlunya kolaborasi lintas sektor. Ia mengajak perusahaan-perusahaan yang beroperasi di wilayah Mengkapan untuk aktif berperan dalam merumuskan solusi permanen atas banjir yang kerap berulang.

“Dalam beberapa hari ke depan, kita akan menggelar rapat bersama. Perusahaan harus hadir dan ikut bertanggung jawab. Tidak adil jika masyarakat terus menjadi korban setiap banjir,” ujarnya tegas.

Berdasarkan laporan lapangan, banjir di Kilometer 9 RT 10 Jalan Duku dipicu oleh kombinasi curah hujan tinggi dan pasang air Sungai Mengkapan. Kondisi diperparah tersumbatnya alur sungai, sehingga air meluap ke permukiman.

Pemerintah daerah mengimbau warga untuk tetap waspada. Jika air memasuki rumah, masyarakat diminta segera mengungsi dan melaporkan kondisi darurat ke penghulu setempat atau Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Siak.

Saat ini, upaya penanganan penyebab utama banjir berupa pembersihan alur sungai belum dapat dilakukan karena area masih tergenang. Rencana pengerjaan akan dimulai pada 2026, setelah dokumen Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (Amdal) selesai, dengan dukungan alat amfibi long arm.

Langkah ini diharapkan menjadi awal penanganan banjir secara sistematis, agar bencana tahunan tersebut tidak lagi membebani kehidupan warga Mengkapan dan sekitarnya.**(Indra).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel cyberxpost.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dugaan Pengisian BBM Bersubsidi Menggunakan Tangki Modifikasi Pada Kendaraan Pickup di SPBU 14-283-624 Sorek
Diduga PT. TKWL Siak Jebak dan PHK Karyawannya Secara Sepihak: Karyawan Diusir dan Abaikan Hak Normatifnya
Diduga Oknum RW Ikut Serta Dalam Praktik Ilegal Penyalahgunaan Transaksi BBM Bersubsidi di SPBU 14.284.655 Simpang Pulai
Diduga Maraknya Nepotisme Praktik Ilang Transaksi BBM Bersubsidi: Tindak SPBU 14.284.655 Simpang Pulay Ukui Satu, Tangkap Mafia BBM Bersubsidi
Tindak SPBU 14.284.655 Simpang Pulay Ukui Satu, Tangkap Mafia BBM Bersubsidi: Diduga Maraknya Nepotisme Praktik Ilegal Transaksi BBM Bersubsidi
Laporan Dugaan Pengelapan Dihentikan Oleh Penyidik: Pelapor Minta Penjelasan Hukum Yang Resmi
Cabut Izin SPBU 14.284.655 Simpang Pulay, Tangkap Mafia BBM Bersubsidi: Diduga Maraknya Nepotisme Praktik Ilegal
Dugaan Praktik Mafia BBM Bersubsidi di SPBU 14.283.690 Dundangan Telah Dilaporkan Ke Polres Pelalawan: Tindak Lanjut Laporan Tersebut Dipertanyakan
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 3 Juni 2026 - 15:38 WIB

Dugaan Pengisian BBM Bersubsidi Menggunakan Tangki Modifikasi Pada Kendaraan Pickup di SPBU 14-283-624 Sorek

Kamis, 2 April 2026 - 13:05 WIB

Diduga PT. TKWL Siak Jebak dan PHK Karyawannya Secara Sepihak: Karyawan Diusir dan Abaikan Hak Normatifnya

Senin, 30 Maret 2026 - 09:21 WIB

Diduga Oknum RW Ikut Serta Dalam Praktik Ilegal Penyalahgunaan Transaksi BBM Bersubsidi di SPBU 14.284.655 Simpang Pulai

Kamis, 26 Maret 2026 - 18:22 WIB

Diduga Maraknya Nepotisme Praktik Ilang Transaksi BBM Bersubsidi: Tindak SPBU 14.284.655 Simpang Pulay Ukui Satu, Tangkap Mafia BBM Bersubsidi

Kamis, 26 Maret 2026 - 18:05 WIB

Tindak SPBU 14.284.655 Simpang Pulay Ukui Satu, Tangkap Mafia BBM Bersubsidi: Diduga Maraknya Nepotisme Praktik Ilegal Transaksi BBM Bersubsidi

Berita Terbaru