Diduga Gudang Penimbunan Minyak Solar Subsidi Milik Frans Gultom Resahkan Warga dan Kebal Hukum?

- Penulis

Sabtu, 13 Desember 2025 - 02:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pekanbaru | cyberxpost.com – Keberadaan gudang penimbunan Minyak solar subsidi yang digunakan untuk menimbun bahan bakar minyak (BBM) subsidi jenis solar di Jalan Naga Sakti, Kecamatan Binawidya, Kota Pekanbaru.

Yang letaknya dikawasan pemukiman padat penduduk, yang diduga milik Frans Gultom semakin memicu keresahan warga.

Gudang penimbunan minyak solar subsidi yang diduga milik Frans gultom tersebut masih beroperasi secara terang-terangan hingga jumat (15/12/2025), tanpa ada tindakan tegas dari aparat penegak hukum.

Sejumlah warga sekitar mengaku khawatir dengan potensi bahaya dari aktivitas ilegal tersebut.Mereka menilai gudang penimbunan solar yang beroperasi secara terbuka itu tidak hanya merugikan negara, tetapi juga membahayakan keselamatan masyarakat sekitar.”Kami takut kalau terjadi kebakaran atau ledakan, dampaknya langsung ke kami warga sekitar. 

Gudang itu seperti tak tersentuh hukum,” ujar seorang warga yang enggan disebut namanya.Seorang ibu rumah tangga yang juga merupakan warga sekitar menambahkan bahwa aktivitas penimbunan solar tersebut diduga dilakukan oleh dua pengusaha lokal.

Minyak Solar bersubsidi yang dikumpulkan di gudang itu disebut-sebut berasal dari sejumlah SPBU dan disuplai secara tidak resmi.”Selain merugikan negara karena tidak bayar pajak dan tanpa izin resmi, ini juga mengancam keselamatan kami. Kami minta aparat segera bertindak,” katanya.Warga mendesak aparat kepolisian, khususnya Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan S.I.K., M.H,M.Hum Untuk turun langsung memantau dan menindak tegas praktik penimbunan BBM bersubsidi yang dianggap ilegal ini.”Kami harap Kapolda turun tangan. Ini bukan hanya soal ilegal, tapi juga soal nyawa masyarakat yang terancam,” ujar seorang tokoh masyarakat setempat.

Baca Juga:  Wabup Syahdian Purba Hadiri Paripurna Pengesahan RPJMD Labusel 2025–2029

Mereka juga menyoroti belum adanya langkah konkret dari Polresta kota pekanbaru Kombes Pol Jeki Rahmat Mustika S.I.K. Meskipun aktivitas mencurigakan tersebut sudah berlangsung lama.Kekesalan warga semakin memuncak karena hingga kini tidak ada tanda-tanda penindakan, meskipun media dan warga telah beberapa kali menyuarakan keresahan mereka

Ketika awak media mencoba konfirmasi kepada Frans Gultom melalaui whatsapp pribadinya mengatakan”Ke gudang aja bg”ucap Frans Gultom kepada awak media.

Dasar hukum Pasal 55 Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja Pasal 40 angka 9 Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023 tentang Cipta Kerja dan Pasal 94 ayat 3 Peraturan Pemerintah Nomor 36 Tahun 2004 tentang Kegiatan Usaha Hilir Minyak dan Gas Bumi. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel cyberxpost.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Perkuat Tata Kelola Bersih, Pemkab Labuhanbatu Evaluasi MCSP-RBS KPK RI 2026 Sektor Pengadaan Barang dan Jasa
KPK Ungkap Perkara Cukai Seret PT Djarum Rugikan Negara Triliunan
PT. Djarum Angkat Bicara Usai KPK Geledah Kantor Terkait Cukai Rokok
Pemkab Labuhanbatu Tetapkan Wajib Belajar 1 Tahun Prasekolah Melalui Perbup No.26 Tahun 2026
INSAN PERS DI PEKANBARU MINTA KAPOLDA RIAU TIDAK TEBANG PILIH TERHADAP WARTAWAN
MASIH INGAT KASUS PELECEHAN & PENGANIAYAAN KARYAWAN KOPERASI DI TANGERANG? HARI INI SIDANG PERDANA!
Sengketa Lahan 700 Hektare Berlangsung Sejak 1996, KTPMI Duduki Lahan di Tanjung Mulia
Peringatan Sumpah Pemuda ke-98 di Labuhanbatu, Bupati Maya Hasmita Bacakan Pidato Menpora Erick Thohir Tekankan Pemuda Patriotik, Gigih dan Berempati
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 12:24 WIB

Perkuat Tata Kelola Bersih, Pemkab Labuhanbatu Evaluasi MCSP-RBS KPK RI 2026 Sektor Pengadaan Barang dan Jasa

Jumat, 30 Oktober 2026 - 15:28 WIB

KPK Ungkap Perkara Cukai Seret PT Djarum Rugikan Negara Triliunan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 15:22 WIB

PT. Djarum Angkat Bicara Usai KPK Geledah Kantor Terkait Cukai Rokok

Jumat, 30 Oktober 2026 - 10:11 WIB

Pemkab Labuhanbatu Tetapkan Wajib Belajar 1 Tahun Prasekolah Melalui Perbup No.26 Tahun 2026

Jumat, 30 Oktober 2026 - 10:03 WIB

INSAN PERS DI PEKANBARU MINTA KAPOLDA RIAU TIDAK TEBANG PILIH TERHADAP WARTAWAN

Berita Terbaru