Ketua Umum AKPERSI Mendesak BPMI Menjelaskan Insiden Pencabutan Kartu Pers Jurnalis CNN Indonesia

- Penulis

Senin, 29 September 2025 - 06:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Jakarta, Cyberxpost.com – Dunia Pers lagi tidak baik – baik saja masih juga terjadi upaya pembungkaman Pers ketika jurnalis melakukan tugasnya dalam menjalankan liputan yang jelas dilindungi oleh Undang – Undang Pers Nomor 40 Tahun 1999.

 

Kemerdekaan pers adalah salah satu pilar penting demokrasi yang sehat dan berkelanjutan. Oleh Karena itu, diperlukan sinergi antara pemerintah, media, dan masyarakat untuk menciptakan ruang informasi yang bebas, akuntabel dan kondusif.

 

Bahkan hal ini pun terkait kebebasan pers didukung oleh Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid bahwa kebebasan pers merupakan pilar utama demokrasi yang tidak ditawar atau dikompromikan. Sikap ini disampaikan sebagai bentuk respons atas kekhawatiran publik terkait dugaan pelanggaran terhadap media massa yang belakangan mencuat. Pemerintah berkomitmen penuh untuk melindungi ruang berekspresi dan menjamin kebebasan pers tetap terjaga.

 

Terkait pemberitaan yang menjadi trending topik baru – baru ini bahwa adanya pencabutan Kartu Pers Istana Jurnalis CNN oleh BPMI ( Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden) atas nama Diana Valencia. Kejadian ini disebabkan karena diduga lantaran bertanya topic kasus keracunan Makan Bergizi Gratis Kepada Presiden Prabowo Subianto di Lanud Halim Perdanakusuma pada sabtu,27 September 2025.

 

Dewan Pimpiman Pusat Asosiasi Keluarga Pers Indonesia ( AKPERSI) juga mengecam keras adanya pembungkaman pers terhadap kinerja – kinerja jurnalis karena dalam pelaksanaanya wartawan dilindungi oleh Undang – Undang.BPMI harus menjelaskan seterang – terangnya agar tidak menjadi polemik terkait kebebasan pers dan juga harus mempublis ke public alasan tindakan ini terjadi. Benarkah hal ini terjadi karena adanya pertanyaan terkait Kasus Keracunan Makan Bergizi Gratis atau ada hal – hal lainnya. Supaya masyarakat pers tidak berasumsi bahwa tindakan ini merupakan salah satu pembungkaman pers ketika mencoba menggali informasi yang sifatnya untuk kepentingan rakyat.

Baca Juga:  Desakan Warga Makin Menguat: Amir Mahmud Diminta "Mundur" Dari Kepala MTs GUPPI Malintang

 

“ Asosiasi Keluarga Pers Indonesia (AKPERSI) mengecam keras segala bentuk pembungkaman pers pada jurnalis yang sedang menjalankan tugasnya saat liputan. Bahkan kita pun tidak pernah membiarkan siapapun yang melakukan intimidasi dan intervensi terhadap wartawan. Apalagi hal ini terjadi pada salah satu rekan jurnalis CNN yang id pers diambil langsung oleh Biro Pers,Media, dan Informasi Sekretariat Presiden pasca adanya pertanyaan terkait topic kasus keracunan Makan Gratis Kepada Presiden Prabowo Subianto. Maka AKPERSI mendesak kepada BPMI untuk menjelaskan kejadian tersebut kepada masyarakat agar ke depannya tidak terjadi lagi kepada insan pers,” Ujar Rino Triyono.,S.Kom.,S.H.,C.IJ.,C.BJ.,C.EJ.

 

Hal ini pun mendapatkan perhatian dari Dewan Pers yang juga meminta pihak istana Kepresidenan mengembalikan akses peliputan jurnalis televise CNN Indonesia yang dicabut usai bertanya soal keracunan Makan Bergizi Gratis ( MBG) Ke Presiden Prabowo Subianto.

 

“ Dewan Pers meminta agar akses liputan wartawan CNN Indonesia yang dicabut segera dipulihkan sehingga yang bersangkutan dapat kembali menjalankan tugas jurnalistiknya di Istana,” Kata Ketua Dewan Pers, Komaruddin Hidayat, lewat siaran pers tertulisnya, Minggu(28/9/2025).

 

Bukan hanya itu saja, Dewan Pers meminta pihak istana memberikan penjelasan mengenai pencabutan Kartu Identitas Wartawan CNN Indonesia.

 

“Biro Pers Istana sebaiknya memberikan penjelasan mengenai pencabutan ID Card Wartawan CNN Indonesia agar tidak menghambat pelaksanaan tugas jurnalistik di lingkungan Istana,” Ujar Komaruddin. (TIM)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel cyberxpost.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

AREN BUKAN AJANG PERCOBAAN, HIPMAWAN TANTANG BTM BAHAS PROGRAM AREN PELALAWAN DI MEJA FGD
KMP PELALAWAN BALIK KRITIK BTM: MUHAMMAD RUSTAM DIMINTA JANGAN ASAL BICARA
Ketua HMI Pelalawan: Program Aren Pemkab Layak Didukung dan Dievaluasi Secara Objektif 
Dugaan Peredaran Sabu Kembali Disorot Warga di Pajak Hongkong Labuhanbatu
Togel Diduga Marak di Labuhanbatu, APH Diminta Segera Tindaklanjuti Informasi Masyarakat
Walikota Agung Nugroho Meraih Penghargaan KompasTV Kategori Daerah Peduli Akses dan Infrastruktur Pendidikan 2026
Satres Narkoba Polres Labuhanbatu Gagalkan Peredaran Sabu di Bilah Hilir, Satu Tersangka Diamankan
Satres Narkoba Polres Labuhanbatu Gagalkan Dugaan Peredaran Narkoba, Wanita Diamankan Bersama Sabu dan Pil Ekstasi
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 16:24 WIB

AREN BUKAN AJANG PERCOBAAN, HIPMAWAN TANTANG BTM BAHAS PROGRAM AREN PELALAWAN DI MEJA FGD

Senin, 14 September 2026 - 06:52 WIB

KMP PELALAWAN BALIK KRITIK BTM: MUHAMMAD RUSTAM DIMINTA JANGAN ASAL BICARA

Minggu, 13 September 2026 - 16:15 WIB

Ketua HMI Pelalawan: Program Aren Pemkab Layak Didukung dan Dievaluasi Secara Objektif 

Minggu, 13 September 2026 - 16:05 WIB

Dugaan Peredaran Sabu Kembali Disorot Warga di Pajak Hongkong Labuhanbatu

Sabtu, 12 September 2026 - 19:07 WIB

Togel Diduga Marak di Labuhanbatu, APH Diminta Segera Tindaklanjuti Informasi Masyarakat

Berita Terbaru