Hamdani Pengawas SPBU 13.283.615 Diduga Menjalin Kerja Sama Dengan Bos Penampung Minyak Solar Subsidi

- Penulis

Rabu, 26 November 2025 - 14:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pelalawan | Cyberxpost.com –Kecurigaan warga di SPBU 13.283.615 berlokasi di Sekijang, Kecamatan Bandar Sei Kijang, Kabupaten Pelalawan.terkuak.spBU ini diduga kuat menjual solar bersubsidi kepada mafia.

Praktik ilegal ini ternyata sudah berlangsung lama, mafia solar memodifikasi kendaraan jenis truk, di dalam bak truk terdapat tangki yang mampu menampung solar dalam jumlah 4000 liter lebih.

Petugas pengisian SPBU akan mengisi solar melalui tangki truk. Namun di dalam tangki terdapat mesin penyedot untuk dialirkan ke tangki besar didalam bak truk yang sengaja tertutup rapat tanpa dicurigai warga.

Truk bak kayu tertutup terpal ini akan berjam-jam di SPBU 13.283.615 jika ada mobil mengantri untuk mengisi solar, truk ilegal biasanya keluar dulu lalu kembali masuk lagi untuk mengisi, jika tidak ada mengisi, maka petugas akan terus mengisi solar ke tangki truk. Bahkan selang nosel dari SPBU langsung diisi ke tangki. Praktik ini setiap hari dilakukan dari sore hingga tengah malam.

Baca Juga:  Bupati Pelalawan H. Zukri, SM,. MM,. Menerapkan Sistem Kegiatan Capacity Building Tahun 2026

Terlihat petugas SPBU 13.283.615 yang kedapatan mengisi solar subsidi kepada mobil yang diduga sudah dimodifikasi.

Sementara sopir truk juga terlihat santai. Sopir truk berbadan kurus ini mengaku setiap hari mengambil solar tiga sampai lima ton sehari dan dibawa ke Pekanbaru

Menurut warga warga Desa Sei kijang yang nama nya tidak mau disebutkan, mengatakan” banyak pemobil kecewa dengan SPBU 13.283.615 tersebut karena solar cepat habis.

“Logikanya mereka DO dari Pertamina pasti dalam jumlah besar, masak dalam waktu lima sampai enam jam sudah habis dan kami warga setempat tidak kebagian, saya meminta kepada BPH Migas untuk bertindak sampai ke bawah, agar SPBU 13.283.615 sei kijang ini jangan nakal, kita yang mau beli solar harus pakai barcode. Nah, mafia yang sedot solar dalam jumlah ribuan liter apakah pakai barcode,” kesal warga.

Hamdani selaku pengawas SPBU tersebut saat dikonfirmasi awak melalui layanan WhatsApp tidak memberikan penjelasan. (Team)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel cyberxpost.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

INDODAX Gandeng Chainalysis untuk Memperkuat Standar Keamanan dan Kepatuhan Industri Kripto Indonesia
Puncak GROW 2026 di Kuansing, SKK Migas dan KKKS Wilayah Riau Sukses Tuntaskan Gerakan Hijau di 12 Kabupaten/Kota se-Riau
IAS Hospitality dan INDODAX Jalin Kemitraan Strategis Untuk Menghadirkan Privilege Airport Lounge Bagi Member
Masyarakat Pertanyakan Realisasi Dana Desa Tahun 2025 di Desa Marao
Humas SPBU Codo 13.293.624 Diduga Memiliki 5 Mobil Pelangsir BBM Subsidi
Mahasiswa Labuhanbatu di Aceh Siap Berkontribusi untuk Pembangunan Daerah
Kinerja Jajaran Beacukai Kota Pekanbaru Di Pertanyakan, Rokok Ilegal Masih Beredar Bebas
Masyarakat Pertanyakan Pengawasan BPD dan Pengelolaan Dana Desa
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 11:37 WIB

INDODAX Gandeng Chainalysis untuk Memperkuat Standar Keamanan dan Kepatuhan Industri Kripto Indonesia

Rabu, 10 Juni 2026 - 17:20 WIB

Puncak GROW 2026 di Kuansing, SKK Migas dan KKKS Wilayah Riau Sukses Tuntaskan Gerakan Hijau di 12 Kabupaten/Kota se-Riau

Rabu, 10 Juni 2026 - 17:08 WIB

IAS Hospitality dan INDODAX Jalin Kemitraan Strategis Untuk Menghadirkan Privilege Airport Lounge Bagi Member

Rabu, 10 Juni 2026 - 15:24 WIB

Masyarakat Pertanyakan Realisasi Dana Desa Tahun 2025 di Desa Marao

Rabu, 10 Juni 2026 - 10:21 WIB

Humas SPBU Codo 13.293.624 Diduga Memiliki 5 Mobil Pelangsir BBM Subsidi

Berita Terbaru