Jalan Penghubung Antar Desa Rusak; Warga Minta Pemerintah Lampung Utara Segera Melakukan Perbaikan

- Penulis

Jumat, 30 Januari 2026 - 06:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lampung Utara, cyberxpost.com – Saat ini kondisi jalan kabupaten antar Desa banyak yang sudah rusak, Kali ini jalan peng hubung antar Desa, dari Kabupaten Kotabumi Lampung Utara menuju Desa Tata Karya Abung Surakarta, Menuju Desa Sukoharjo, Desa Bumi Restu, Desa Bumi Jaya dan Desa Rejo Mulyo, saat ini kondisinya sudah banyak yang rusak sudah banyak yang berlobang.

Seorang warga yang namanya tak mau disebutkan menjelaskan bahwa: Saat ini kondisinya jalan ditempat kami sudah banyak yang sudah rusak sudah banyak yang berlobang, Kalau di musim hujan jalan sudah tersebut tidak terlihat lagi mana yang akan dilewati.

Untuk mengantisipasi kecelakaan, dari pihak pemerintah Lampung Utara kami minta untuk segera melakukan perbaikan jalan tersebut, Sesuai:

Penyelenggara jalan (pemerintah daerah) wajib segera memperbaiki jalan kabupaten yang rusak untuk menghindari kecelakaan, diatur dalam Pasal 24 ayat (1) UU No. 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ). Jika lalai dan menyebabkan kecelakaan, dapat dipidana berdasarkan Pasal 273 UU LLAJ. 

Baca Juga:  Kegiatan Bulan K3 Nasional Tingkat Provinsi Riau Tahun 2026 Digelar di PTPN IV Regional III, K-SPSI Turut Ambil Peran Aktif

Berikut adalah poin-poin hukum terkait perbaikan jalan rusak:

Kewajiban Perbaikan (Pasal 24 ayat 1 UU 22/2009): Penyelenggara jalan wajib segera memperbaiki jalan rusak yang berpotensi menimbulkan kecelakaan lalu lintas.

Pemberian Tanda (Pasal 24 ayat 2 UU 22/2009): Jika belum diperbaiki, wajib memberi tanda atau rambu pada jalan rusak agar pengguna jalan waspada.

Sanksi Pidana & Denda (Pasal 273 UU 22/2009):

Kecelakaan luka ringan/kerusakan kendaraan: Penjara maksimal 6 bulan atau denda Rp12 juta.

Kecelakaan luka berat: Penjara maksimal 1 tahun atau denda Rp24 juta.

Kecelakaan meninggal dunia: Penjara maksimal 5 tahun atau denda Rp120 juta.

Tidak memberi tanda/rambu: Penjara maksimal 6 bulan atau denda Rp1,5 juta.

Gugatan Perdata (Pasal 1365 KUHPerdata): Warga berhak menuntut ganti rugi atas kerugian (biaya pengobatan/kerusakan kendaraan) akibat jalan rusak. 

Penyelenggara jalan kabupaten adalah dinas pekerjaan umum (PU) tingkat kabupaten. Warga dapat melaporkan jalan rusak melalui aplikasi lapor.go.id, dinas PU setempat, atau via jalur hukum jika terjadi kecelakaan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel cyberxpost.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Perkuat Tata Kelola Bersih, Pemkab Labuhanbatu Evaluasi MCSP-RBS KPK RI 2026 Sektor Pengadaan Barang dan Jasa
KPK Ungkap Perkara Cukai Seret PT Djarum Rugikan Negara Triliunan
PT. Djarum Angkat Bicara Usai KPK Geledah Kantor Terkait Cukai Rokok
Pemkab Labuhanbatu Tetapkan Wajib Belajar 1 Tahun Prasekolah Melalui Perbup No.26 Tahun 2026
INSAN PERS DI PEKANBARU MINTA KAPOLDA RIAU TIDAK TEBANG PILIH TERHADAP WARTAWAN
MASIH INGAT KASUS PELECEHAN & PENGANIAYAAN KARYAWAN KOPERASI DI TANGERANG? HARI INI SIDANG PERDANA!
Sengketa Lahan 700 Hektare Berlangsung Sejak 1996, KTPMI Duduki Lahan di Tanjung Mulia
Peringatan Sumpah Pemuda ke-98 di Labuhanbatu, Bupati Maya Hasmita Bacakan Pidato Menpora Erick Thohir Tekankan Pemuda Patriotik, Gigih dan Berempati
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 12:24 WIB

Perkuat Tata Kelola Bersih, Pemkab Labuhanbatu Evaluasi MCSP-RBS KPK RI 2026 Sektor Pengadaan Barang dan Jasa

Jumat, 30 Oktober 2026 - 15:28 WIB

KPK Ungkap Perkara Cukai Seret PT Djarum Rugikan Negara Triliunan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 15:22 WIB

PT. Djarum Angkat Bicara Usai KPK Geledah Kantor Terkait Cukai Rokok

Jumat, 30 Oktober 2026 - 10:11 WIB

Pemkab Labuhanbatu Tetapkan Wajib Belajar 1 Tahun Prasekolah Melalui Perbup No.26 Tahun 2026

Jumat, 30 Oktober 2026 - 10:03 WIB

INSAN PERS DI PEKANBARU MINTA KAPOLDA RIAU TIDAK TEBANG PILIH TERHADAP WARTAWAN

Berita Terbaru