INDODAX Hadirkan Tokenized Stocks, Perluas Akses Investor ke Aset Global Berbasis Blockchain

- Penulis

Rabu, 15 April 2026 - 17:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta | ᴄʏʙᴇʀxᴘᴏꜱᴛ.ᴄᴏᴍ – INDODAX menghadirkan tujuh aset tokenized stocks sebagai bagian dari upaya memperluas akses investor Indonesia terhadap eksposur saham global melalui teknologi blockchain. Langkah ini menjadi bagian dari inovasi dalam menghadirkan alternatif instrumen investasi bagi para member, seiring dengan semakin berkembangnya integrasi antara pasar keuangan tradisional dan ekosistem aset digital yang semakin terbuka bagi investor ritel.

Adapun tujuh aset yang akan tersedia di INDODAX merepresentasikan saham perusahaan global, yaitu Tesla (TSLAX), Alphabet (GOOGLX), NVIDIA (NVDAX), Circle (CRCLX), Apple (AAPLX), Amazon (AMZNX), dan Coinbase (COINX), yang berjalan di jaringan Solana.

Vice President INDODAX, Antony Kusuma, mengatakan bahwa kehadiran tokenized stocks mencerminkan tren global dalam menjembatani akses antara pasar keuangan tradisional dan teknologi blockchain.

“Melalui tokenized stocks, kami melihat adanya pergeseran cara investor mengakses aset global menjadi lebih terbuka dan fleksibel. Ini bukan hanya soal kemudahan akses, tetapi juga bagaimana teknologi blockchain dapat menyederhanakan proses yang sebelumnya lebih kompleks. Namun, pemahaman terhadap mekanisme dan risiko tetap menjadi hal penting agar investor dapat mengambil keputusan secara bijak,” ujar Antony.

Tokenized stocks merupakan aset digital yang nilainya dipatok (pegged) dengan rasio 1:1 terhadap harga saham perusahaan di pasar modal tradisional. Melalui skema ini, investor dapat membeli saham global dalam bentuk token yang diperdagangkan di jaringan blockchain, tanpa harus melalui mekanisme pembukaan akun broker internasional secara konvensional.

Baca Juga:  Operasi Zebra 2025 di Pekanbaru Kali ini Hadirkan Layanan Humanis dan Green Policing

Dibandingkan dengan perdagangan saham tradisional, tokenized stocks memungkinkan kepemilikan dalam jumlah fraksional, sehingga investor dapat mengakses aset dalam unit yang lebih kecil. Selain itu, perdagangan dapat berlangsung selama 24 jam penuh tanpa henti, berbeda dengan bursa saham konvensional yang memiliki jam operasional terbatas.

Aset ini juga memberikan kemudahan dalam mengakses pasar global, karena investor tidak perlu melalui proses pembukaan akun broker internasional yang relatif lebih kompleks. Dari sisi efisiensi transaksi, sistem berbasis blockchain memungkinkan proses transaksi dapat diselesaikan secara real-time dan dapat ditarik kapan saja tanpa hambatan.

Meski demikian, perbedaan karakteristik antara pasar kripto yang berjalan 24/7 dan bursa saham konvensional yang memiliki jam operasional terbatas dapat menyebabkan adanya selisih harga pada waktu tertentu, sehingga pemahaman terhadap mekanisme instrumen tetap menjadi hal penting bagi investor.

Bagi para member INDODAX, jadwal perdagangan aset ini akan dimulai dengan open deposit pada 9 April 2026 pukul 14.00 WIB, diikuti open trading pada 16 April 2026 pukul 14.00 WIB.

Ke depan, INDODAX menegaskan komitmennya untuk terus menjaga keseimbangan antara menghadirkan inovasi dengan penguatan edukasi, seiring dengan semakin berkembangnya variasi instrumen di industri aset digital. Upaya ini diharapkan dapat mendorong ekosistem yang lebih transparan, aman, dan berkelanjutan bagi seluruh member.

Penulis : Tim

Editor : Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel cyberxpost.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kunjungan Pak Ronny Putra Selaku Humas RS MEDICARE Sorek, Jenguk Pasien Anjas Kurniawan Sambil Beri Semangat Agar Cepat Pulih Bisa Pulang Kerumah
Ditlantas Polda Riau Kampanyekan Tertib BerLalu Lintas dan Tanam Kepedulian Lingkungan, Ribuan Warga CFD Teredukasi
Penimbunan Minyak Solar Bersubsidi dan Mafia Minyak Ilegal di Tenayan Raya Menjamur, LSM PKA – PPD Desak Penegak Hukum Segera Bertindak
Perkuat Sinergi, Dankoti Eri Bukit Pimpin Rapat Koordinasi Pemuda Pancasila
TAN Di Ngawi Dilaporkan Ke Dewan Pers, Dirut MNN: Ini Bukan Sepele, Ini Upaya Membungkam Kebenaran!
Kepala Pekon Negara Batin Apresiasi Gerak Cepat Bupati Tanggamus Tangani Bencana
Halal Bihalal LMB Nusantara: Satukan Laskar Melayu Se-Riau, Bukti Melayu Bangkit Menjaga Marwah
AKPERSI Gelar Vidcon Nasional, Bahas Rapimnas hingga Program Kesejahteraan Anggota
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 18:35 WIB

Kunjungan Pak Ronny Putra Selaku Humas RS MEDICARE Sorek, Jenguk Pasien Anjas Kurniawan Sambil Beri Semangat Agar Cepat Pulih Bisa Pulang Kerumah

Minggu, 19 April 2026 - 18:16 WIB

Ditlantas Polda Riau Kampanyekan Tertib BerLalu Lintas dan Tanam Kepedulian Lingkungan, Ribuan Warga CFD Teredukasi

Sabtu, 18 April 2026 - 19:37 WIB

Penimbunan Minyak Solar Bersubsidi dan Mafia Minyak Ilegal di Tenayan Raya Menjamur, LSM PKA – PPD Desak Penegak Hukum Segera Bertindak

Sabtu, 18 April 2026 - 19:29 WIB

Perkuat Sinergi, Dankoti Eri Bukit Pimpin Rapat Koordinasi Pemuda Pancasila

Jumat, 17 April 2026 - 21:34 WIB

TAN Di Ngawi Dilaporkan Ke Dewan Pers, Dirut MNN: Ini Bukan Sepele, Ini Upaya Membungkam Kebenaran!

Berita Terbaru