Masyarakat Riau di Gemparkan, Gubernur dan Wakil Gubernur OTT Oleh KPK

- Penulis

Selasa, 4 November 2025 - 04:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pekanbaru, cyberxpost.com – Setelah semalam terjaring operasi tangkap tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Gubernur Riau Abdul Wahid dan Wakil Gubernur SF Haryanto pagi ini diberangkatkan ke Jakarta untuk menjalani pemeriksaan lanjutan di Gedung Merah Putih KPK.

Informasi yang diperoleh tim awak media menyebutkan, keduanya diterbangkan menggunakan maskapai Citilink pukul 07.00 setelah dealay satu jam melalui Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru dengan pengawalan ketat sejumlah petugas KPK.

Beberapa penyidik tampak terburu-buru membawa pasangan pimpinan Riau itu menuju ruang check-in penumpang.

Sumber lapangan menambahkan, sebagian anggota tim penyidik dan pejabat yang ikut diamankan berangkat menggunakan maskapai Super Air Jet pada penerbangan berbeda.

Tidak ada dokumentasi visual yang diperoleh karena awak media terlambat tiba di lokasi

Dugaan sementara, KPK melakukan langkah pengamanan dan pengelabuan untuk menghindari kebocoran pergerakan mereka.

Sementara itu, informasi internal awak media juga menyebutkan bahwa sebagian pejabat Pemprov Riau lainnya masih menjalani pemeriksaan intensif di Polda Riau, tepatnya di ruang Bagian Resnarkoba.

Para pejabat tersebut dipisahkan dalam beberapa ruangan berbeda selama proses pemeriksaan berlangsung untuk menjaga objektivitas penyelidikan.

Operasi tangkap tangan ini bermula pada Senin sore (3/11/2025) ketika tim KPK menggerebek Gedung Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Riau di Jalan SM Amin, Pekanbaru.

Dalam operasi senyap tersebut, tim penyidik mengamankan Gubernur Abdul Wahid, Wakil Gubernur SF Haryanto, serta Kepala Dinas PUPR Provinsi Riau, Arif, bersama sejumlah pejabat struktural lainnya.

Baca Juga:  PKBM Khadijah Raih Penghargaan di Hari Anak Nasional 2025, Bukti Komitmen Pendidikan untuk Anak Bermasalah Hukum

Menurut informasi yang diperoleh dari sumber internal Pemprov Riau, KPK datang saat aktivitas kantor masih berlangsung.

Setelah melakukan pemeriksaan singkat dan penyegelan beberapa ruangan, para pejabat langsung dibawa ke Mapolda Riau untuk menjalani pemeriksaan awal.

Hingga Senin malam, suasana di lingkungan Dinas PUPR tampak tegang dan dijaga ketat.

Namun, hingga kini KPK belum memberikan penjelasan detail terkait perkara yang menjadi dasar operasi tersebut maupun barang bukti yang telah diamankan.

Sesuai ketentuan hukum, KPK memiliki waktu 1×24 jam untuk menentukan status hukum terhadap para pihak yang diamankan, apakah akan ditetapkan sebagai tersangka atau dibebaskan setelah pemeriksaan awal.

Kabar penangkapan dua pucuk pimpinan daerah ini sontak mengundang reaksi masyarakat. Beberapa warga Pekanbaru yang dimintai tanggapan oleh awak media mengaku prihatin dan kecewa. Penangkapan ini menjadi pukulan telak bagi Pemerintah Provinsi Riau, mengingat OTT KPK kali ini menyeret langsung pimpinan tertinggi di Riau dan menjadikan Gubernur ke 4 yang tersandung kasus Tipikor.

Publik kini menantikan langkah tegas dan transparan dari KPK untuk menuntaskan kasus yang diduga berkaitan dengan proyek di Dinas PUPR Provinsi Riau.

 

 

Editor : (Edi. Gulo -Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel cyberxpost.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

INDODAX Gandeng Chainalysis untuk Memperkuat Standar Keamanan dan Kepatuhan Industri Kripto Indonesia
Puncak GROW 2026 di Kuansing, SKK Migas dan KKKS Wilayah Riau Sukses Tuntaskan Gerakan Hijau di 12 Kabupaten/Kota se-Riau
IAS Hospitality dan INDODAX Jalin Kemitraan Strategis Untuk Menghadirkan Privilege Airport Lounge Bagi Member
Masyarakat Pertanyakan Realisasi Dana Desa Tahun 2025 di Desa Marao
Humas SPBU Codo 13.293.624 Diduga Memiliki 5 Mobil Pelangsir BBM Subsidi
Mahasiswa Labuhanbatu di Aceh Siap Berkontribusi untuk Pembangunan Daerah
Kinerja Jajaran Beacukai Kota Pekanbaru Di Pertanyakan, Rokok Ilegal Masih Beredar Bebas
Masyarakat Pertanyakan Pengawasan BPD dan Pengelolaan Dana Desa
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 11:37 WIB

INDODAX Gandeng Chainalysis untuk Memperkuat Standar Keamanan dan Kepatuhan Industri Kripto Indonesia

Rabu, 10 Juni 2026 - 17:20 WIB

Puncak GROW 2026 di Kuansing, SKK Migas dan KKKS Wilayah Riau Sukses Tuntaskan Gerakan Hijau di 12 Kabupaten/Kota se-Riau

Rabu, 10 Juni 2026 - 17:08 WIB

IAS Hospitality dan INDODAX Jalin Kemitraan Strategis Untuk Menghadirkan Privilege Airport Lounge Bagi Member

Rabu, 10 Juni 2026 - 15:24 WIB

Masyarakat Pertanyakan Realisasi Dana Desa Tahun 2025 di Desa Marao

Rabu, 10 Juni 2026 - 10:21 WIB

Humas SPBU Codo 13.293.624 Diduga Memiliki 5 Mobil Pelangsir BBM Subsidi

Berita Terbaru