Terungkap; Adanya Dugaan Kerjasama Mafia BBM Pendi dan Hamdan Selaku Manager SPBU 13.283.615. Aparat Penegak Hukum Diminta Usut Tuntas!

- Penulis

Rabu, 17 Desember 2025 - 12:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pelalawan | cyberxpost.com – Tim awak media yang melakukan investigasi mendalam berhasil mengungkap dugaan kuat adanya kerjasama antara jaringan mafia Bahan Bakar Minyak (BBM) dengan oknum Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum SPBU 13.283.615. Jl. Raya Pekanbaru – Pelalawan Km.35, Kelurahan Sekijang Mati, Kecamatan Bandar Sei kijang, Kabupaten Pelalawan, Provinsi Riau. “Sudah menjadi tempat ladang pengisian minyak solar kepada mafia solar, dan minyak pertalite. Rabu (17/12/2025).

Dugaan ini semakin menguat dengan adanya indikasi keterlibatan Hamdan sebagai selaku manajer SPBU 13.283.615 dalam praktik-praktik ilegal yang menyebabkan kelangkaan solar bersubsidi.

Keluhan para sopir truk dan angkutan antar provinsi yang setiap hari harus menghadapi antrean panjang solar bersubsidi, mendorong tim awak media untuk melakukan penelusuran lebih lanjut. “Kami menemukan bukti-bukti yang mengarah pada dugaan keterlibatan Hamdan selaku manager spbu 13.283.615 dalam kerjasama dengan jaringan mafia BBM.

Kerjasama ini diduga kuat menjadi penyebab utama kelangkaan minyak pertalite dan minyak solar bersubsidi yang meresahkan para sopir truk dan angkutan kota,” ungkap salah satu anggota tim awak media.

Investigasi menemukan indikasi kuat bahwa Hamdan selaku manager spbu 13.283.615 diduga memfasilitasi praktik pengisian bahan bakar secara berulang-ulang ke mobil mafia minyak solar yang bernama pendi.Dua unit mobil truk berwarna kuning yang sudah dimodifikasi hampir setiap hari melakukan pengisian minyak solar subsidi di SPBU 13.283.615 secara berulang ulang kali.

terdapat dugaan bahwa Hamdan selaku manager spbu bekerja sama dengan jaringan mafia BBM dalam penyalahgunaan barcode, baik dengan menyediakan barcode palsu atau duplikat, maupun dengan memanipulasi sistem barcode.

Dugaan kuat lainnya adalah bahwa Hamdan manager spbu 13.283.615 memfasilitasi transaksi minyak solar bersubsidi di luar sistem resmi, di mana barcode tidak dipindai, untuk memungkinkan jaringan mafia BBM mendapatkan solar dalam jumlah besar tanpa terdeteksi. Hasil dari praktik-praktik ilegal ini diduga kuat adanya kerjasama “Kongkalikong” antara Hamdan selaku manager SPBU 13.283.615 dengan jaringan mafia BBM solar yang diduga bernama pendi.

Kerjasama antara Hamdan selaku Manager SPBU 13.283.615 dengan jaringan mafia BBM yang diduga bernama pendi ini menyebabkan minyak minyak solar bersubsidi dialihkan ke pihak-pihak yang tidak berhak, sehingga menyebabkan kelangkaan bagi para sopir truk dan angkutan luar provinsi yang membutuhkan.

Baca Juga:  OKNUM GURU HADANG AWAK MEDIA SAAT INVESTIGASI PROYEK APBD DI SEKOLAH NIAS UTARA: MINTA KTA, TUDUH RUSAK MATERIAL TANPA BUKTI

Praktik ilegal ini juga menyebabkan kerugian negara karena solar bersubsidi yang seharusnya dinikmati oleh masyarakat yang membutuhkan, justru disalahgunakan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab. Kerjasama ini menciptakan ketidakadilan dalam distribusi solar bersubsidi, di mana pihak-pihak tertentu mendapatkan keuntungan secara ilegal, sementara masyarakat yang membutuhkan kesulitan mendapatkan bahan bakar.

Masyarakat diimbau untuk lebih waspada dan proaktif dalam mengawasi distribusi solar bersubsidi. Jika menemukan indikasi kecurangan, seperti pengisian bahan bakar yang mencurigakan atau transaksi di luar sistem resmi, segera laporkan kepada pihak berwenang. Masyarakat juga diimbau untuk tidak terlibat dalam praktik-praktik ilegal yang merugikan diri sendiri dan orang lain.

Tim awak media mendesak aparat penegak hukum untuk segera menindaklanjuti temuan-temuan ini dengan melakukan penyelidikan yang menyeluruh dan transparan. Tindakan tegas harus diambil terhadap semua pihak yang terlibat dalam praktik ilegal ini, termasuk Hamdan selaku manager SPBU 13.283.615 dengan jaringan mafia BBM solar yang bernama pendi, Aparat penegak hukum juga diharapkan untuk meningkatkan pengawasan terhadap SPBU 13.283.615 dan memperketat sistem distribusi minyak pertalite dan minyak solar bersubsidi.

Apalagi spbu 13.283.615 sudah berkali-kali diberitakan oleh media online akan tetapi spbu masih berani melakukan pengisian minyak solar ke mobil truk milik pendi.  

Tim awak media akan menyerahkan seluruh temuan ini kepada aparat penegak hukum untuk penyelidikan lebih lanjut. Tim juga akan terus melakukan pemantauan dan investigasi untuk mengungkap jaringan mafia BBM secara menyeluruh, serta mendorong pihak pemerintah, Pertamina pusat dan BPH Migas untuk melakukan pengawasan yang lebih ketat terhadap SPBU 13.283.615. Jl. Raya Pekanbaru – Pelalawan Km.35, Kelurahan Sekijang Mati, Kecamatan Bandar Sei kijang, Kabupaten Pelalawan.

Penemuan ini diharapkan dapat menjadi titik terang dalam mengungkap praktik ilegal yang merugikan masyarakat dan negara, serta mendorong tindakan tegas dari pihak berwenang untuk memberantas kerjasama antara mafia BBM solar dan pihak SPBU 13.283.651.termasuk manajer SPBU bernama Hamdan. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel cyberxpost.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polres Labuhanbatu Musnahkan 34 Kilogram Sabu dan 20.000 Butir Ekstasi
Kasus Kematian Kru TB Jhoni XXXII, Polairud Tanah Bumbu Libatkan Dokter Forensik dan Periksa Ulang Saksi
Hak BPJS Almarhum Yarman Telaumbanua Terkatung, Keluarga Tagih Penetapan Pengawas Ketenagakerjaan Kalsel
Cari Keadilan di Tanah Rantau, Keluarga Yarman Telaumbanua Desak Ekshumasi dan Autopsi Ulang
The Fed Naikkan Suku Bunga, INDODAX Soroti Respons Bitcoin di Tengah Kebijakan Ketat
Silaturahmi LHMB Pekanbaru Bersama DPC Rumbai dan Rumbai Barat, Bahas Penguatan Organisasi dan Sejumlah Program
PUNCAK PRESTASI NASIONAL: HMI CABANG PEKANBARU BERIKAN APRESIASI STRATEGIS ATAS CAPAIAN EKONOMI KOTA PEKANBARU 7,39 PERSEN
Polsek Bilah Hilir Amankan Pria Diduga Terlibat Penyalahgunaan Sabu, BB 1,44 Gram
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 23:01 WIB

Polres Labuhanbatu Musnahkan 34 Kilogram Sabu dan 20.000 Butir Ekstasi

Kamis, 17 September 2026 - 22:58 WIB

Kasus Kematian Kru TB Jhoni XXXII, Polairud Tanah Bumbu Libatkan Dokter Forensik dan Periksa Ulang Saksi

Kamis, 17 September 2026 - 22:56 WIB

Hak BPJS Almarhum Yarman Telaumbanua Terkatung, Keluarga Tagih Penetapan Pengawas Ketenagakerjaan Kalsel

Kamis, 17 September 2026 - 22:54 WIB

Cari Keadilan di Tanah Rantau, Keluarga Yarman Telaumbanua Desak Ekshumasi dan Autopsi Ulang

Kamis, 17 September 2026 - 19:08 WIB

The Fed Naikkan Suku Bunga, INDODAX Soroti Respons Bitcoin di Tengah Kebijakan Ketat

Berita Terbaru