Diduga Selewengkan Dana BOS, 5 Sekolah di Kecamatan Dukupuntang Akan Diseret ke pihak hukum

- Penulis

Rabu, 8 April 2026 - 12:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Cirebon, Cyberxpost.com – Dugaan penyelewengan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) kembali mencuat di wilayah Kabupaten Cirebon. Kali ini, sebanyak lima sekolah di Kecamatan Dukupuntang disebut-sebut akan segera diseret ke pihak hukum setelah muncul indikasi kuat adanya penyimpangan dalam pengelolaan anggaran tersebut. 08 April 2026

 

Informasi yang dihimpun menyebutkan, dugaan penyelewengan dana BOS tersebut berkaitan dengan penggunaan anggaran yang tidak sesuai peruntukan, serta adanya indikasi mark-up dalam sejumlah kegiatan sekolah. Beberapa pihak menilai, praktik tersebut telah berlangsung cukup lama dan merugikan dunia pendidikan.

 

Seorang sumber dari pihak aktifis anti korupsi mengungkapkan bahwa laporan terkait dugaan ini sudah dikumpulkan dan akan segera dilayangkan ke aparat penegak hukum. “Data dan bukti awal sudah ada. Dalam waktu dekat, kasus ini akan dibawa ke ranah hukum agar ada kejelasan,” tegasnya.

Baca Juga:  Humas SPBU Codo 13.293.624 Diduga Memiliki 5 Mobil Pelangsir BBM Subsidi

 

Ditambahkan, pihak sekolah di kecamatan Dukupuntang banyak bermasalah. Hal itu terbukti dengan adanya pemeriksaan BPK. Temuan BPK, sekolah di kecamatan Dukuh puntang banyak bermasalah dalam penggunaan dana BOS.

 

Saat dikonfirmasi senin 30 maret kepala SDN 2 Cangkoak kecamatan Dukupuntang Kabupaten Cirebon didampingi ketua K3S Kecamatan Dukupuntang, Agus, mengelak telah penyelewengan dana BOS. Saat dimintai tanggapannya mengenai akan melaporkannya ke pihak hukum, kepsek SDN cangkuang dan ketua K3S memilih diam.

 

Kasus ini pun menjadi sorotan masyarakat, masyarakat setuju kalau permasalah dugaan penyelewengan SDN 2 Cangkuang, SDN 2 Cikalahang, SDN 1 Girinata, SDN 1 kedondong Kidul, SDN 2 Sindangmekar Kecamatan Dukupuntang Kabupaten Cirebon ini dibawa keranah meja hijau.

 

Karena selama ini pihak sekolah tidak transparan terhadap penggunaan dana BOS kepada masyarakat.

 

(Tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel cyberxpost.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Puncak GROW 2026 di Kuansing, SKK Migas dan KKKS Wilayah Riau Sukses Tuntaskan Gerakan Hijau di 12 Kabupaten/Kota se-Riau
IAS Hospitality dan INDODAX Jalin Kemitraan Strategis Untuk Menghadirkan Privilege Airport Lounge Bagi Member
Masyarakat Pertanyakan Realisasi Dana Desa Tahun 2025 di Desa Marao
Humas SPBU Codo 13.293.624 Diduga Memiliki 5 Mobil Pelangsir BBM Subsidi
Mahasiswa Labuhanbatu di Aceh Siap Berkontribusi untuk Pembangunan Daerah
Kinerja Jajaran Beacukai Kota Pekanbaru Di Pertanyakan, Rokok Ilegal Masih Beredar Bebas
Masyarakat Pertanyakan Pengawasan BPD dan Pengelolaan Dana Desa
Diduga Terjadinya Merangkap Jabatan Ketua BPD Desa Marao Jadi Sorotan Masyarakat
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 17:20 WIB

Puncak GROW 2026 di Kuansing, SKK Migas dan KKKS Wilayah Riau Sukses Tuntaskan Gerakan Hijau di 12 Kabupaten/Kota se-Riau

Rabu, 10 Juni 2026 - 17:08 WIB

IAS Hospitality dan INDODAX Jalin Kemitraan Strategis Untuk Menghadirkan Privilege Airport Lounge Bagi Member

Rabu, 10 Juni 2026 - 15:24 WIB

Masyarakat Pertanyakan Realisasi Dana Desa Tahun 2025 di Desa Marao

Rabu, 10 Juni 2026 - 10:21 WIB

Humas SPBU Codo 13.293.624 Diduga Memiliki 5 Mobil Pelangsir BBM Subsidi

Selasa, 9 Juni 2026 - 12:31 WIB

Mahasiswa Labuhanbatu di Aceh Siap Berkontribusi untuk Pembangunan Daerah

Berita Terbaru