Bengkalis | cyberxpost.com – Kelompok Tani Suka-Suka di Desa Bathin Batuah menerima bantuan sapi yang berasal dari dana aspirasi anggota DPR Bengkalis. Bantuan tersebut diharapkan dapat menjadi sumber ekonomi baru bagi masyarakat setempat, selain sektor perkebunan sawit yang sudah ada.
Dalam wawancara pada Selasa (16/12/2025), perwakilan kelompok dan juga dari Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Peternakan Kelompok Timur, Pak Heri menjelaskan bahwa bantuan sapi terdiri dari satu ekor jantan dan tujuh ekor betina.
“Harapannya kelompok ini bisa jadi contoh bagi warga sekitar, sehingga peternakan bisa menjadi sumber ekonomi baru. Karena kelompok ini baru berdiri, kita perlu konsisten dalam membina pertemuan, administrasi, musyawarah, dan rencana kerja kelompok,” ujarnya.
Pak Heri menambahkan, jika pengelolaan berjalan dengan baik, populasi sapi diharapkan dapat berkembang. Produksi daging pun bisa meningkat, bahkan kotoran sapi bisa dimanfaatkan sebagai kompos. Selain itu, anak sapi yang lahir dapat digunakan untuk pendidikan atau menambah populasi ternak.
Dana dari Aspirasi DPR, Dua Kelompok di Desa Ini Dapat Bantuan;
Menurut Pak Heri, anggaran bantuan sapi bersumber dari dana aspirasi. Tahun 2025, sebanyak dua kelompok tani di Desa Bathin Betuah menerima bantuan serupa, yaitu Kelompok Tani Suka-Suka dan Kelompok Tani Sukamakmur Mandiri. Untuk seluruh Kabupaten Bengkalis, jumlah kelompok yang menerima bantuan tahun ini untuk di Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis, sebanyak ( 11 sebelas ) kelompok.
“Masyarakat pasti senang karena ada perhatian pemerintah ke desa. Mereka juga mengharapkan pembinaan agar kelompok bisa berkembang dan ada saling tukar informasi antar anggota,” jelasnya.
Pembinaan Tidak Tetap Waktu, Fokus pada Administrasi Dasar;
Pak Heri menyampaikan bahwa tidak ada aturan waktu tetap untuk pembinaan kelompok, karena tergantung ketersediaan petugas yang juga menangani banyak kelompok lain. Namun, tugas utama pihak dinas adalah membina, bukan hanya mengawasi.
Untuk pengelolaan kelompok agar bisa berkembang, dia menyarankan untuk mulai dari hal dasar seperti mengatur administrasi dengan baik. Antara lain memiliki buku tamu, buku rencana kerja, buku keuangan, dan buku rapat musyawarah.
“Dengan administrasi yang jelas, kelompok akan memiliki arah yang terarah dan bukti bahwa kelompok ini dikelola dengan baik, baik untuk satu bulan maupun satu tahun ke depan,” pungkasnya. (Sunardi)















