Nasib Tragis PAHLAWAN TANPA TANDA JASA, Bagaimana Masa Depan Pendidikan di Indonesia ini Kedepannya

- Penulis

Kamis, 22 Januari 2026 - 00:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAMBI | CYberxpost.com Guru honorer Ibu Tri Wulansari di Muaro Jambi usai memotong rambut siswanya yang melanggar aturan sekolah jadi tersangaka, usai di laporkan orang tua murid tersebut ke polisi dan disini Ibu Tri Wulansari menceritakan kronologi nya sampai orang tua murid datang kerumah memarahi ibu Tri, karena tidak sengaja ibu Tri reflek memukul mulut murid nya yang berkata kotor.

Dengan berkata “Kamu ngomong apa… , orang tua kamu di sekolah ini ya guru ,dan kalau di rumah orang tua kamu ya orang tua kamu”

Karena Ibu Tri merasa takut akan nasib masa depan Pendidikan di indonesia ini akan suram, Beliau melayangkan surat ke Bapak Presiden Prabowo Subianto.

Ini isi surat nya :

Yang Terhormat Bapak Presiden Prabowo Subianto

Izinkan saya, seorang guru biasa di negeri ini, menyampaikan suara hati yang lahir dari kegelisahan dan ketakutan. Saya menulis bukan untuk mencari sensasi, melainkan memohon perhatian dan keadilan.

Bapak Presiden, saya terjerat persoalan hukum bukan karena niat menyakiti, melainkan karena tindakan mendidik. Saya memotong rambut pirang murid saya yang jelas melanggar aturan sekolah.

Tindakan itu saya lakukan sebagai bentuk pembinaan, sebagaimana yang selama ini diajarkan kepada kami para pendidik: menanamkan disiplin, adab, dan tanggung jawab.

Baca Juga:  Direktur CV. Nava Bange Dr. Toga Mahaji Ritonga, APi, MM: Serahkan Sertifikat Usai Pendidikan dan Pelatihan Perikanan

Namun hari ini, niat mendidik itu justru membawa saya ke meja hukum. Saya diperlakukan seolah pelaku kejahatan, padahal yang saya lakukan adalah kewajiban seorang guru. Saya tidak memukul, tidak menghina, tidak melukai, saya hanya menegur dan membina.

Bapak Presiden, saya takut, Bukan hanya untuk diri saya sendiri, tetapi untuk masa depan pendidikan di Indonesia. Jika guru tidak lagi berani menegur, jika guru harus memilih diam demi keselamatan dirinya, lalu siapa yang akan membentuk karakter anak-anak bangsa?

Dengan segala kerendahan hati, saya memohon kepada Bapak Presiden untuk melihat persoalan ini dengan hati nurani seorang pemimpin dan seorang ayah bangsa. Tolong lindungi kami para guru yang berniat baik, agar hukum tidak mematikan semangat mendidik dan keadilan tetap berpihak pada kebenaran.

Saya tidak meminta dibenarkan sepenuhnya, saya hanya memohon kebijaksanaan dan perlindungan, agar pendidikan tetap memiliki wibawa dan guru tidak kehilangan martabatnya.

Hormat saya,

“Seorang Guru yang Masih Ingin Mendidik dengan Hati

Guru bukan penjahat yang akan sengaja melukai dan mencelakai anak didiknya, tetapi seorang guru dengan tulus dan ikhlas mengabdi demi mencerdaskan dan mensejahterakan anak bangsa.

 

Sumber : Gedung DPR RI Komisi III Jakarta

Editor : EDI

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel cyberxpost.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Puncak GROW 2026 di Kuansing, SKK Migas dan KKKS Wilayah Riau Sukses Tuntaskan Gerakan Hijau di 12 Kabupaten/Kota se-Riau
IAS Hospitality dan INDODAX Jalin Kemitraan Strategis Untuk Menghadirkan Privilege Airport Lounge Bagi Member
Masyarakat Pertanyakan Realisasi Dana Desa Tahun 2025 di Desa Marao
Humas SPBU Codo 13.293.624 Diduga Memiliki 5 Mobil Pelangsir BBM Subsidi
Mahasiswa Labuhanbatu di Aceh Siap Berkontribusi untuk Pembangunan Daerah
Kinerja Jajaran Beacukai Kota Pekanbaru Di Pertanyakan, Rokok Ilegal Masih Beredar Bebas
Masyarakat Pertanyakan Pengawasan BPD dan Pengelolaan Dana Desa
Diduga Terjadinya Merangkap Jabatan Ketua BPD Desa Marao Jadi Sorotan Masyarakat
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 17:20 WIB

Puncak GROW 2026 di Kuansing, SKK Migas dan KKKS Wilayah Riau Sukses Tuntaskan Gerakan Hijau di 12 Kabupaten/Kota se-Riau

Rabu, 10 Juni 2026 - 17:08 WIB

IAS Hospitality dan INDODAX Jalin Kemitraan Strategis Untuk Menghadirkan Privilege Airport Lounge Bagi Member

Rabu, 10 Juni 2026 - 15:24 WIB

Masyarakat Pertanyakan Realisasi Dana Desa Tahun 2025 di Desa Marao

Rabu, 10 Juni 2026 - 10:21 WIB

Humas SPBU Codo 13.293.624 Diduga Memiliki 5 Mobil Pelangsir BBM Subsidi

Selasa, 9 Juni 2026 - 12:31 WIB

Mahasiswa Labuhanbatu di Aceh Siap Berkontribusi untuk Pembangunan Daerah

Berita Terbaru